84 Sembuh, 62 Positif Baru Covid-19

Update data kasus Covid-19 di NTB tanggal 11 Februari 2021

MATARAM – Kasus positif baru Covid-19 yang dibarengi dengan kematian baru terus bertambah. Begitu juga dengan angka kesembuhan juga terus meningkat.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB terdapat 62 kasus baru positif Covid-19 pada hari Kamis (11/2/2021). Hal ini diketahui setelah pemeriksaan 295 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Dr. R Soedjono Selong, Laboratorium PCR Klinik Prodia, dan Laboratorium PCR RS Bhayangkara Mataram. Hasilnya 229 sampel negatif, empat sampel positif ulangan, dan 62 sampel kasus baru positif Covid19.

Kasus baru positif tersebut berasal dari Kota Mataram 19 kasus, Sumbawa Barat 15 kasus, Lombok Timur 10 kasus, Sumbawa tujuh kasus, Lombok Tengah dan warga dengan KTP luar NTB masing-masing empat kasus, Lombok Barat dua kasus dan Dompu satu kasus.

Pada hari yang sama terdapat 84 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19. Rinciannya Sumbawa Barat 21 orang, Lombok Barat 16 orang, Kota Mataram 13 orang dan Lombok Timur 12 orang. Warga dengan KTP luar NTB 11 orang, Kota Bima enam orang, Sumbawa dan Lombok Utara masing-masing dua orang serta Kabupaten Bima satu orang.

Terdapat satu penambahan kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 8123 atas nama A, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Desa Krama Jaya, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid.

” Dengan adanya tambahan 62 (enam puluh dua) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 84 tambahan sembuh baru, dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (11/02/2021) sebanyak 8.469 orang, dengan perincian 6.845 orang sudah sembuh, 361 meninggal dunia, serta 1.263 orang masih positif,” kata Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Gita Ariadi dalam siaran persnya Kamis malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 15.618 orang dengan perincian 541 orang (3,5%) masih dalam isolasi, 81 orang (0,5%) masih berstatus probable, 14.996 orang (96%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 55.195 orang, terdiri dari 4.036 orang (7,3%) masih dalam karantina dan
51.159 orang (92,7%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 110.113 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 518 orang (0,5%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 109.595 orang (99,5%).

”Diharapkan bagi penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu saudara kita yang masih berjuang melawan Covid-19 dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,”kata Gita.

Gita juga mengimbau dengan semakin banyaknya kasus positif Covid-19 pada kelompok usia bayi dan balita diharapkan orang tua harus lebih lebih waspada terhadap penularan penyakit tersebut karena kelompok usia ini rentan terhadap penularan penyakit. Perhatikan kesehatan bayi dan balita serta tidak membawa mereka
keluar rumah tanpa pengawasan dan berkumpul di tempat-tempat keramaian. ”Mari kita terus waspada terhadap penyebaran Covid-19, yakni dengan patuh dan taat menerapkan
protokol Kesehatan. Selalu gunakan masker ketika beraktivitas diluar rumah, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kepada pengelola fasilitas publik, perkantoran dan pengelola tempat kegiatan usaha agar menyiapkan fasilitas pencegahan Covid-19 serta secara berkala mengimbau untuk mematuhi protokol kesehatan,” pintanya.(rl)