31 Provinsi Pastikan Ikut TTG Nasional di NTB

MATARAM-Provinsi NTB kembali akan menjadi tuan rumah kegiatan skala nasional, yaitu Gelaran Tekhnologi Tepat Guna (TTG) Nasional XVIII tahun 2016. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi NTB, H Rusman selaku panitia lokal menyampaikan, kegiatan yang akan berlansung mulai tanggal 22-26 November itu akan diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia. "Saat ini tinggal 3 provinsi saja  yang belum daftar seperti Yogyakarta," terangnya kepada Radar Lombok, kemarin (14/11).

Gelaran TTG yang diadakan pertama kali pada tahun 1999 ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam mengeluarkan ide-ide dan kreatifitas dalam bidang teknologi. Dengan dukungan dari pemerintah maka masyarakat dapat turut berpartisipasi menciptakan temuan-temuan baru, guna memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) untuk dapat diolah dan dimanfaatkan.

Kegiatan yang akan dipusatkan di Islamic Center (IC) ini merupakan salah satu upaya strategis dalam menyebarluaskan mengenai informasi dan pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Caranya dengan menjawab permasalahan rakyat serta terobosan untuk menghasilkan ilmuan-ilmuan muda baru yang berasal dari rakyat Indonesia sendiri. “Sudah ada 205 stand yang dipesan untuk TTG, ada juga kita buka stand untuk UMKM, tapi itu EO (Event Organizer) yang  punya urusan,” ucap Rusman.

Tanggal 22 November para tamu dari berbagai daerah dijamu oleh Pemprov NTB. Kemudian pagi harinya, tanggal 23 November akan langsung dibuka oleh Presiden Joko Widodo. “Biasanya sih memang yang buka itu presiden atau wapres, tapi itu urusan kementerian. Kita sih tinggal tunggu info saja,” katanya.

Disampaikan, untuk TTG tahun ini Provinsi NTB yang menjadi tuan rumah telah mendaftarkan 12 stand. Berbagai inovasi terbaik bisa dilihat dari hasil karya putra NTB. Jenisnya beraneka ragam dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Beberapa temuan yang akan dipamerkan diantaranya kereta gantung dari Aikmel Utara, alat pengusir burung di tengah sawah, remot control sepeda motor, kaki palsu dan lain sebagainya. “Itu menarik semua dan sangat bermanfaat, tapi data lengkapnya belum saya pegang karena ada staf yang urus,” ujarnya.

Khusus untuk penemuan inovasi kaki palsu ditemukan oleh Fauzal Bahri dari Dusun Bangle Desa Pesanggrahan Kecamatan Montong Gading Kabupaten Lombok Timur, telah mengikuti lomba tingkat nasional. Pengumuman pemenang akan dibacakan pada saat pembukaan acara.

Selain pameran, TTG Nasional tahun 2016 ini juga melombakan dua kategori yaitu stand terbaik dan TTG Unggulan terbaik. Untuk kategori lomba akan diikuti oleh 20 provinsi. “Kita ikut juga lomba kategori TTG unggulan, ada alat pemotong kaca yang akan kita lombakan,” ucap Rusman.

Menurut Rusman, kelebihan dari penemuan yang dipamerkan dalam TTG ini diantaranya harga murah dan mudah didapatkan. Alat-alat yang digunakan juga biasanya sangat sederhana sehingga bisa menjadi inspirasi. “Kita berharap semoga kegiatan ini sukses dan tentu NTB sebagai tuan rumah torehkan prestasi,” tutupnya. (zwr)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid