26 Kasus Baru Positif Corona, Tiga Orang Meninggal

UPDATE : Data Perkembangan Covid-19 Provinsi NTB tanggal 4 Juli 2020.

MATARAM—Penambahan kasus baru positif Covid-19 pada Selasa (4/8) sebanyak 26 orang, tiga orang meninggal dunia serta 29 pasien sembuh dari Covid-19.
Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi mengatakan, dari hasil pemeriksaan 189 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Dompu, Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, dan Laboratorium TCM RSUD Praya hasilnya 141 sampel negatif, 22 sampel positif ulangan dan 26 sampel kasus baru positif Covid-19. “Dengan adanya tambahan 26 kasus baru terkonfirmasi positif, 29 tambahan sembuh baru, dan tiga kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (4/8/2020) sebanyak 2.196 orang, dengan perincian 1.365 orang sudah sembuh, 124 meninggal dunia, serta 707 orang masih positif dan dalam keadaan baik,”ujarnya melalui press release yang diterima radarlombok.co.id, Selasa malam (4/8/2020).
Dari angka 26 orang tambahan kasus baru positif tersebar ditujuh kabupaten/kota. Terbanyak pasien asal Kota Mataram sembilan orang. Disusul, Lombok Barat enam orang, Lombok Timur lima orang, Lombok Tengah tiga orang, Lombok Utara satu orang, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu juga bertambah masing-masing satu orang.
Sedangkan tambahan tiga kasus baru meninggal dunia, satu orang asal Kota Mataram, satu pasien asal Lombok Timur dan satu pasien asal Kabupaten Dompu. Disebutkan, pasien meninggal asal Mataram yang merupakan pasien yang terkonfirmasi positif tanggal 19 Juli 2020 lalu yakni pasien nomor 1733 atas nama LAK, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Pejarakan Karya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Sempat dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB. Selanjutnya, pasien meninggal asal Dompu merupakan kasus baru positif Covid-19 yakni pasien nomor 2177 atas nama H, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Doromelo, Kecamatan Manggalewa, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19. Begitu pula pasien meninggal asal Kabuputaen Lombok Timur merupakan kasus baru positif Covid-19 yakni Pasien nomor 2193, an. MA, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.
Sementara tambahan 29 pasien sembuh dari Covid-19 terdapat dari Kota Mataram 14 orang, Lombok Barat enam orang, Lombok Tengah satu orang, Lombok Utara satu orang, Lombok Timur tiga orang dan Kota Bima empat orang. Disisi lain juga disampaikan permakluman bahwa berdasarkan hasil klarifikasi terhadap jumlah kasus baru positif Covid-19 yang diumumkan tanggal 3 Agustus 2020 yakni sebanyak 21 orang terkonfirmasi positif sebenarnya adalah 20 kasus baru positif Covid-19. Bahwa pasien nomor 2162 atas nama N, perempuan, usia 44 tahun, yang diumumkan tanggal 3 Agustus 2020 sesungguhnya adalah pasien nomor 1764 yang diumumkan tanggal 20 Juli 2020. Sehingga pasien positif Covid-19 dengan nomor 2162 dipakai untuk kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru hari ini, yakni pasien nomor 2162 atas nama IBS, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Panji Sari, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.
Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 9.965 orang dengan perincian 302 orang (3%) masih dalam isolasi, 461 orang (5%) masih berstatus probable, 9.202 orang (92%) sudah discarded. Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 16.909 orang, terdiri dari 2.055 orang (12%) masih dalam pemantauan dan 14.854 orang (88%) selesai pemantauan. “Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 70.587 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.110 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 69.477 orang (98%),” jelasnya.
Dalam kesempatan itu juga, Gita kembali himbau kepada masyarakat untuk mulai membudayakan pola hidup “Nurut Tatanan Baru”, yakni dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam setiap aktifitas, agar tetap aman dan produktif ditengah pandemi Covid-19. Lebih baik mencegah dari pada mengobati, terlebih hingga saat ini vaksin dan obat untuk Covid-19 belum ditemukan dan masih dalam proses uji coba. “Karena itu, mari kita disiplin menggunakan masker, jaga jarak dan hindari kerumunan, rajin cuci tangan pakai sabun dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Protokol kesehatan ini merupakan langkah pencegahan yang paling efektif untuk menghindari resiko terpapar Covid-19,”imbaunya. (sal)