Warga NTB Antusias Ikuti Audisi Liga Dangdut Indonesia

Masyarakat NTB Antusias Ikuti Audisi Liga Dangdut Indonesia
ANTUSIAS : Anak-anak muda di NTB rela menunggu berjam-jam untuk bisa mengikuti audisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) yang dilaksanakan di Gedung Taman Budaya, Minggu (12/11). (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Salah satu televisi swasta, Indosiar kembali mencari bakat anak-anak muda yang ada di daerah untuk tampil dalam Liga Dangdut Indonesia (LIDA). Tidak terkecuali di wilayah Provinsi NTB yang notabene pernah memunculkan artis-artis kondang sebelumnya.

Berbeda dengan acara Dangdut Academy yang sebelumnya booming, LIDA diprediksi akan lebih dahsyat lagi. Mengingat, peserta dipilih dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia. “Kalau Dangdut Academy kita hanya buka audisi di 18 kabupaten/kota, LIDA ini di seluruh Provinsi. Makanya kita datang juga kesini, dan antusiasme masyarakat NTB cukup tinggi,” terang Manajer Produksi Indosiar, Egge DP Yulianto di sela-sela audisi yang dilaksanakan di Gedung Taman Budaya NTB, Minggu (12/11).

BACA JUGA :  Fathurahman, Angkat Batok Kelapa Lombok Tembus Pasar Eropa

Pantauan Radar Lombok, masyarakat NTB datang ke taman Budaya sejak pagi hari. Mereka berasal dari berbagai kabupaten/kota. Jumlah peserta yang mengikuti seleksi saja mencapai ratusan orang, baik laki-laki maupun perempuan.

Menurut Egge, warga NTB yang ikut audisi memiliki kemampuan rata-rata cukup bagus. Namun, dari ratusan orang tersebut, hanya 5 orang saja yang bisa mengikuti tahapan selanjutnya. “Kita hanya cari 5 orang untuk satu provinsi,” ujarnya.

Sebanyak 5 orang yang akan dipilih tersebut, diumumkan sebelum tanggal 7 Januari 2018. Mengingat, tanggal 15 Januari telah dimulai untuk penyelenggaraan perdana acara Liga Dangdut Indonesia (LIDA) yang akan disiarkan oleh Indosiar.

BACA JUGA :  Mengenal Sumardi, Pedagang Cilok yang Naik Haji Tahun Ini

Dari 5 orang tersebut, juga akan terus dieliminasi dan mencari yang terbaik. Perwakilan yang kualitasnya paling baik, dialah yang bisa melaju ke babak berikutnya. “NTB punya banyak pilihan, saya lihat antusias yang tinggi ini karena didukung juga oleh Pemerintah Provinsi NTB,” katanya.

Ajang pencarian bakat ini, nantinya tidak hanya bertujuan memunculkan bintang-bintang dangdut baru dari masing-masing provinsi. Namun, melalui LIDA, juga bisa mengangkat potensi dan kebudayaan lokal dari masing-masing daerah. “Kami berharap program ini dapat menjadi program inspiratif yang tidak hanya menghibur tetapi juga dapat menyatukan 34 Provinsi,” ucapnya.

Peserta yang bisa mengikuti audisi, berusia minimal 15 tahun dan maksimal 25 tahun yang memiliki bakat menyanyi lagu dangdut. “Nanti lima besar terbaik akan melanjutkan kompetisi di Jakarta dalam program Konser Nominasi,” jelasnya.

Dari ratusan peserta yang berada di taman Budaya, Rika Rahim dari kabupaten Dompu ikut audisi tersebut.  “Saya baru kelas 3 SMP, sejak tanggal 8 kemarin saya sudah di Mataram agar bisa ikut audisi ini,” tuturnya saat diajak ngobrol-ngobrol.

Di Dompu, Rika bukan hanya sekolah saja. Namun dirinya sering menyanyi dari panggung ke panggung. Berbagai lomba juga telah diikuti dan selalu mendapatkan juara. Namun, di usianya yang masih beliau, baru kali ini Rika mengikuti audisi yang nantinya akan bertarung dengan seluruh perwakilan provinsi di Indonesia.

BACA JUGA :  Tak Perawan Lagi,Pelajar Ini Mengaku Lebih Baik Dipenjara

Motivasi keikutsertaannya, karena ingin membanggakan kedua orangtuanya. Apalagi, ayah kandung Rika merupakan seorang penyanyi dangdut. “Saya ingin bisa naikkan haji orangtua saya. Saya yakin bisa lolos dan bersaing dengan peserta lainnya,” kata Rika.

Wakil Gubernur NTB, H Muhammad Amin mengaku mendukung kegiatan tersebut. Apalagi musik dangdut adalah salah satu seni musik yang melegenda dan tetap dicintai masyarakat hingga saat ini. “Saya saja kalau sedang jenuh, lihat acara dangdut di TV. Semoga saja nantinya ada perwakilan NTB yang bisa bersaing di Jakarta melalui kegiatan ini,” harapnya. (zwr)