Viral Video Lamaran Pernikahan Dirut Bank NTB Syariah

Kukuh Rahardjo
LAMARAN MENIKAH : Dirut Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo meminta izin menikah lagi di depan istri pertama. (ist/radarlombok.co.id)

MATARAM – Direktur Utama (Dirut) Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo tengah menjadi perbincangan warganet beberapa hari terakhir ini. Perhatian warganet tertuju pada video yang beredar luas di media sosial ini, berisi proses lamaran Kukuh pada pernikahannya. Dalam video itu, nampak Kukuh meminta izin istri pertamanya untuk menikah lagi atau poligami.

Di dalam video, istrinya terlebih dahulu memberikan pertanyaan kapada suaminya, atas kesiapan untuk bisa berlaku adil. Dimana Kukuh akan menikah lagi dengan seorang wanita bernama Rafika Dewi Pertiana. 

“Ayah berjanji bersikap adil nanti, berjanji?. Ayah akan menerima bunda, adik, anak-anak dan seterusnya,” tanya sang istri saraya memandang sang suaminya. 

Hal itu pun dijawab langsung oleh Kukuh Rahardjo dengan kata insyaallah.

“Ya, insyaallah,” katanya sambil menganggukkan kepalanya seraya memeluk istrinya.

Setelah itu, istrinya juga ikut memeluk calon istri kedua dari sang suami. Lalu istri pertama memberikan izin restu untuk dilanjutkan pernikahan.

“Dengan ini saya mengizinkan, adik saya Kartika Dewi Pertiana untuk menjadi istri kedua dari suami saya Kukuh Rahardjo,” lanjut sang istri pertama yang kemudian kembali memeluk wanita muda yang akan menjadi istri kedua suaminya itu.

Suasana haru tidak bisa dihindarkan antara istri pertama. Istri pertama juga menanyakan kesiapan dari calon istri kedua suaminya. Dan diamini oleh calon istri kedua dengan mengatakan insyaallah siap menjadi istri dari suaminya.

“Insyaallah siap,” kata Rafika Dewi Pertiana seraya mengangguk-anggukan kepalanya.

Prosesi lamaran ini berlangsung sekitar sebulan lalu. Dua pekan lalu kemudian digelar prosesi resepsi. Namun beberapa hari ini video lamaran Kukuh Rahardjo yang kini menjadi petinggi di BPD NTB Syariah tersebut beredar luas di media sosial dan menjadi perhatian warganet. (sal)

Komentar Anda