Tips Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba

Tips Menjaga Kesehatan di Musim Pancaroba
Ilustrasi

Pergantian musim alias masa pancaroba memicu beberapa penyakit merebak. Kondisi cuaca bersuhu panas tetapi terkadang diselingi hujan lebat berangin ini dapat memicu beragam penyakit.

Hal ini pun paling mudah menyerang anak-anak. Apalagi, jika mereka memiliki ketahanan tubuh yang lemah.

Oleh karena itu, Guru besar Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM, Prof. DR. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, menyarankan agar anak-anak memiliki istirahat yang cukup.  Menurutnya, anak-anak tidak boleh terlalu lelah. “Kenapa anak sakit? Karena kurang tidurnya. Kalau anak masih kecil, jumlah tidurnya itu makin banyak. Apalagi sekarang anak suka main gadget, ditambah sekolah dari pagi dan les. Anak jadi nggak ada istirahatnya. Kalau udah di sekolah, les itu harus dikurangi,” papar Prof Sri .

Prof Sri juga menekankan agar para orang tua membekali buah hati mereka dengan makanan bergizi.  Cara ini dipercaya bisa mencegah anak dari berbagai macam penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh. “Makan tiga kali sehari. Nggak boleh di diskon. Harus ditambah juga sama susu. Minum susunya pagi sore,” kata dia.

Selain itu, penyakit yang disebabkan oleh virus, merupakan penyakit yang paling banyak menyerang saat musim pancaroba. “Seperti flu, demam berdarah dengeu dan diare,” pungkasnya.

Saat pergantian musim terjadi, menurut Dr Peter Staats, seorang profesor di Sekolah Kedokteran John Hopkins, tubuh beradaptasi ekstra keras menghadapi perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan.

Udara yang semula panas-kering, tiba-tiba menjadi dingin-lembab. Kondisi ini, menimbulkan ketidaknyamanan, juga membuat tubuh mudah terserang penyakit.  Karena itu, jangan lupa menjaga kesehatan. Tak ada tindakan yang lebih patut menghadapi masalah ini, selain pencegahan yang lebih baik.

BACA JUGA :  Pembayaran Gaji Tenaga Kesehatan Diupayakan Pekan Ini

Penyakit Khas di Musim Pancaroba

Demam dan Flu

Dua gangguan kesehatan ini paling rentan menyerang di musim pancaroba. Ini bisa jadi lantaran baru di musim pancaroba inilah Anda digempur serangan berbagai kuman (biasanya virus) secara besar-besaran. Sebaiknya jangan disepelekan, gangguan ini merupakan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Lebih tepatnya, demam bisa merupakan gejala aneka penyakit. Mulai infeksi ringan sampai yang serius.

Cara mencegah: Menjaga asupan makanan. Nutrisi yang cukup  akan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Penyakit saluran pernafasan

Gejala awal penyakit saluran pernapasan bisa berupa batuk, yang kadang disertai sesak napas. Bisa juga berupa batuk yang disertai pilek, bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh. Bisa juga muncul gejala khusus, yaitu pernapasan yang tidak normal. Hanya saja pada kasus tertentu bisa muncul gejala yang serius, misalnya demam yang agak tinggi (pada radang tenggorokan) dan toksemia atau keracunan (pada difteri).

Cara mencegah: Mengonsumsi multivitamin. Bila dikonsumsi secara tepat multivitamin bisa membantu meningkatkan ketahanan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit pancaroba.

Diare

Di peralihan musim kemarau ke musim hujan, kasus penyakit ini menjadi tinggi lantaran banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor. Penyakit ini juga sangat erat kaitannya dengan pola konsumsi makanan. Sebab penyakit ini umumnya disebabkan kuman atau virus yang biasa mencemari makanan dan minuman, apakah itu makanan buatan rumah ataupun makanan jajanan.

Cara mencegah: Jaga kebersihan. Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut adalah yang terjamin kebersihannya. Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah, sebaiknya jangan jajan sembarangan.

Berikut ini adalah solusi agar tubuh tetap fit di tengah cuaca yang kurang bersahabat :

  1. Konsumsi makanan bergizi. Daya tahan tubuh yang baik selain butuh makanan yang cukup jumlahnya, juga harus memenuhi semua unsur gizi yang dibutuhkan tubuh yaitu : karbohidrat, lemak,protein,vitamin,dan mineral. Istirahat yang cukup. Tidur 6-8 jam sehari. Kurang istirahat dapat menurunkan daya tahan tubuh kita.
  1. Sempatkan berolahraga secara rutin minimal 3 kali seminggu selam 30 menit.
  1. Konsumsi minuman sulpemen yang tepat. Sebagian besar dari kita sulit memenuhi kebutuhan gizi harian dengan diet yang seimbang, sehingga suplemen penambah stamina diperlukan terutama di musim pancaroba. Pilih minuman penambah stamina yang benar-benar mengandung  vitamin B yang lengkap yang diperlukan untuk menjaga stamina tubuh seperti vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B8 dan B12. Selain itu, makanan/minuman energi tersebut dalam kemasannya harus mencantumkan  kandungan zat, aturan pakai, masa kadaluarsa dan nomor registrasi badan pengawasan obat makanan (BPOM).
  1. Kelola Stress dengan baik. Hanya dengan belajar mengelolanya secara tepat, kita dapat terhindar dari dampak negatif stress seperti sulit tidur, nafsu makan berkurang yang pada akhirnya mempengaruhi daya tahan tubuh kita.
  1. Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas sehari.
  1. Menjaga kebersihan makanan dan minuman, membersihkan sesudah buang air besar atau menjelang makan serta menjaga kebersihan lingkungan, memberantas lalat, nyamuk, kecoa, semut.
  1. Bila terjadi keluhan yang serius, segera pergi ke dokter.
BACA JUGA :  Lima Tanaman dalam Alquran dan Khasiatnya untuk Kesehatan

Lakukan tips diatas secara rutin dan berkelanjutan maka kita akan terhindar dari penyakit pancaroba untuk masuk ke dalam tubuh kita.(who)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid