Tiga Perwira Polres Lotim Dimutasi

SERTIJAB: Apel Sertijab tiga jabatan perwira jajaran Polres Lotim. (M. Gazali/RADAR LOMBOK)

SELONG – Tiga  perwira Polres Lotim dimutasi. Yaitu Kasat Intelkam AKP Larep,  Kapolsek Keruak IPDA Nurlana dan Kapolsek  Kawasan Pelabuhan Laut Labuhan Lombok. Mutasi itu berdasarkan Keputusan Kapolda NTB Nomor : KEP/515/IX/2021 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polda NTB tertanggal 3 September 2021.

Pergantian Kasatintelkam dan  Kapolsek tersebut ditandai dengan serah terima jabatan (Sertijab) yang berlangsung di halaman Polres Lotim Sabtu (11/9). Apel Sertijab dipimpin Kapolres AKBP Herman Suriyono.

IPDA Nurlana digeser menjadi Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tano. Sedangkan AKP Larep diangkat  sebagai Panit 5 Subdit 2 Dit Intelkam Polda NTB.”Mutasi personel atau serah terima jabatan dalam lingkungan organisasi Polri mulai dari tingkat Mabes Polri sampai ditingkat satuan kewilayahan merupakan hal atau sesuatu yang wajar,” kata Kapolres Lotim  Herman Suriyono.

Mutasi bertujuan untuk menjaga serta mempertahankan stabilitas dan dinamika operasional pelaksanaan tugas Polri. Mutasi personel dilaksanakan sebagai bentuk pemberian penghargaan dari kesatuan kepada personel atas prestasi dan dedikasi yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas serta untuk penyegaran dalam organisasi maupun peningkatan karier personel tersebut.

“Atas nama pribadi dan kesatuan menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada AKP Larep dan Ipda Nurlana atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada kesatuan ini sebagai Kasat Intelkam dan Kapolsek Keruak. Selama menjabat telah banyak memberikan kontribusi yang besar sehingga situasi wilayah hukum Polres Lotim masih aman dan kondusif,” ungkapnya.

Kepada pejabat baru diucapkan selamat datang dan selamat bergabung di Polres Lotim, diharapkan pejabat baru dapat melanjutkan dan meneruskan hal-hal baik yang telah dirintis dan dicapai oleh pejabat sebelumnya. Apabila ada program atau kegiatan yang belum sempat dilaksanakan oleh pejabat terdahulu yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas, hendaknya dapat diwujudkan pada masa kepemimpinan pejabat baru.” Bahwa pengalaman tugas  merupakan modal penting untuk menunjang keberhasilan dalam pelaksanaan tugas,” tutupnya.(lie)