Tiga Kandidat Sekretaris DPW NasDem NTB

RESMI: Sitti Rohmi Djalilah saat menerima SK penetapan sebagai Ketua DPW Partai NasDem, Sabtu lalu (3/10). (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah sudah resmi menakhodai DPW NasDem NTB dengan sudah diterimanya SK penetapan dari DPP, Sabtu lalu (2/10).

Lalu Siapa Sekretaris DPW NasDem NTB yang akan mendampingi Sitti Rohmi Djalilah? Informasi yang dihimpun Radar Lombok, ada tiga orang yang berpeluang yakni, Ahmad Samsul Hadi yang merupakan Sekretaris DPD NasDem Loteng, Nasib Ikroman dan TGH Fauzan Zakaria. Namun ada tarik ulur di internal NasDem dan petinggi NWDI soal siapa yang akan ditunjuk sebagai Sekretaris DPW NasDem NTB.

Adapun Ahmad Samsul Hadi dikabarkan didukung DPP dan Anggota DPR RI Dapil Lombok dari NasDem Syamsul Lutfi. Sementara Sitti Rohmi dikabarkan lebih menghendaki Nasib Ikroman. Sementara TGH Fauzan Zakaria lebih dikehendaki TGB M. Zainul Majdi.

Nasib Ikroman dikonfirmasi terkait peluang dirinya sebagai Sekretaris DPW Partai NasDem NTB menjawab singkat. “Saya tidak bro,” ucapnya.

Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Mataram Muhammad Ali menilai, jika NasDem NTB ingin makin berkembang dan besar, maka Rohmi sebaiknya menerapkan pola kepemimpinan inklusif atau terbuka, dengan mengakomodir semua kekuatan di internal NasDem. “Harus bisa merangkul semua kubu,” ujar Dekan Fisipol Universitas Muhammadiyah Mataram ini kepada Radar Lombok, Minggu kemarin (3/10).

Baca Juga :  Paket Rohmi-Amin Mengemuka

Kendati sebagai partai komando, namun sangat terbuka kemungkinan ada resistensi atau perlawanan di internal jika Rohmi kurang mampu mengakomodir internal parpol tersebut. Sudah lumrah dalam internal partai, ada berbagai kubu saling berkompetisi berebut pengaruh. Sehingga Sitti Rohmi harus lebih bijak dan arif, dalam melihat berbagai kubu. “Terkadang di sini ujian jadi ketua partai,” terangnya.

Sebab itu, Sitti Rohmi sebaiknya tidak mengistimewakan kubu tertentu di internal, misalnya kubu dari ormas NWDI dengan mengabaikan pengurus lama. Bagaimanapun, kemajuan dan kemenangan parpol di pemilu, sangat ditentukan dari soliditas seluruh kader dan pengurus.

Jika Rohmi tidak bisa merangkul semua kubu, maka kecil kemungkinan apa jadi target partai untuk menang di pemilu bisa tercapai. Karena berpotensi ada penggembosan dari internal. “Di sinilah Ibu Rohmi harus arif dan bijak melihat hal itu,” ucapnya.

Baca Juga :  Zulkieflimansyah : Anak Sekotong Harus Berani Taklukkan Dunia

Dia juga menambahkan, dengan sudah resminya Rohmi menjabat sebagai Ketua DPW Partai NasDem NTB, maka dipastikan Rohmi sudah berhasil mengamankan tiket parpol sebagai kendaraan politik untuk maju Pilkada NTB 2024. Tinggal pilihannya sekarang, apakah Rohmi akan maju sebagai cagub atau tetap sebagai cawagub. “Kita tunggu, apa jadi pilihannya,” imbuhnya.

Sementara itu, pengamat politik lainnya, Agus, M.Si mengatakan, di era saat ini ada dua aspek penting parpol dalam mencari ketua partai di daerah. Yakni, dengan mencari figur yang sudah mapan secara basis dukungan politik, dan figur yang kuat secara sosial ekonomi.

Sitti Rohmi punya basis jemaah NWDI, dan dengan jabatan sebagai Wagub NTB dipastikan memiliki sumber daya terutama ekonomi sosial dalam menggerakkan mesin partai. Menurutnya, dari dua aspek penting itu, Sitti Rohmi sudah memenuhi kualifikasi tersebut. Sehingga tidak mengherankan kemudian, DPP NasDem menjatuhkan pilihan kepada Wagub NTB tersebut. “Tinggal sekarang, Beliau harus bisa membuktikan bisa membesarkan Partai NasDem NTB,” lugasnya. (yan)