TGB Diminta Berlaga di Pentas Nasional

MATARAM—Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat NTB sudah kian dekat. Wacana paling santer mengemuka yakni akan tampilnya kembali sosok TGH M Zainul Majdi (TGB) untuk menakhodai partai tersebut.

Pengamat politik NTB, Taufik Hidayat mengatakan, kembali tampilnya TGB di Musda Demokrat akan mengerdilkan prestasi yang diraih sosok TGB. Selama ini, sosok pria yang sudah dua kali menjabat sebagai gubernur NTB ini memiliki prestasi luar biasa.

“Kita bisa lihat sejak kepemimpinan beliau, kemajuan yang diraih NTB cukup signifikan. Jika beliau hanya bermain di level politik daerah, itu artinya beliau mengerdilkan diri,” katanya, kemarin (6/6).

Sosok TGB, lanjutnya, bukan tidak mungkin bisa bersaing di level nasional. Terlebih dengan kapasitas dan bekal politik yang dimilikinya, TB bisa menjadi salah satu ikon muda politisi nasional.

Baca Juga :  Ikhtiar Tiada Henti TGB untuk NTB

Sejauh ini, paparnya, ada banyak pendatang baru di pentas politik nasional yang mulai berkibar namanya. Sebut saja seperti Ahok, Risma, Ridwan Kamil serta Sahrul Yasin Limpo. Dari banyak nama ini, TGB dinilai mampu bersaing disbanding semuanya.

“Dari etika politik, TGB dikenal sebagai politisi santun dan cerdas. Bekal ini m=bisa menjadi pembeda andai dia berlaga di pentas nasional,” sambungnya.

Baginya, tidak perlu TGB hanya bermain di level daerah. Kran kaderisasi kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat NTB harus dibuka dengan member kesempatan calon lain. TGB sebagai harapan masyarakat NTB hendaknya bisa berkarir ke jenjang yang lebih tinggi. “Itu harapan kita agar ada sosok asal NTB yang diperhitungkan di nasional,” ungkap pria yang juga ketua KNPI Lombok Timur ini.

Baca Juga :  Demokrat Hormati Aspirasi Warga NTB Soal Wacana TGB jadi Cawapres

Suksesi di tubuh Partai Demokrat NTB, jelasnya, akan lebih menarik andai TGB tidak mencalonkan diri. Dari proses suksesi ini diharpkan akan tampil kader-kader yang memiliki kemampuan leadership yang mampu diandalkan.

Khusus untuk TGB, ia diharapkan lebih fokus bekerja menghabiskan sisa masa jabatannya sebagai gubnernur. Dengan modal kepemimpinan selama 2 priode di NTB diyakini sosok ini akan moncer di tingkat nasional. (cr-adi)

Komentar Anda