Wanita Cantik Ini Ternyata Ketua Demokrat Kota Mataram, Ini Komitmennya Besarkan Partai

Anggota DPRD Kota Mataram Shinta Primasari (IST FOR RADAR LOMBOK)


MATARAM–Shinta Primasari ditetapkan DPP Demokrat menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Mataram, masa jabatan tahun 2022-2027.

Politisi cantik yang kini duduk di Komisi III DPRD Kota Mataram ini didapuk DPP untuk mengembangkan Demokrat di Kota Mataram. Khususnya untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang.

Ini menjadi tantangan bagi Shinta untuk menyiapkan strategi. Apalagi proses tahapan Pemilu sudah mulai ditetapkan.
“Sejak awal seleksi (saya) sudah mematangkan niat untuk membesarkan partai. Apalagi sejak di bangku kuliah (saya) sudah menjadi kader Demokrat,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kota Mataram, Shinta Primasari.

Shinta mengikuti seleksi sejak awal, mulai dari tahapan awal bersaing bersama tiga orang kader lainnya, yakni Imam Sopian dan Zaki Mubarok. DPP juga sudah memberikan ketetapan melalui hasil fit and proper test. Di mana Shinta akhirnya terpilih setelah melalui beberapa tahapan seleksi, dan berhasil menyisihkan dua pesaingnya.

Untuk tahapan Pemilu 2024 kata Shinta, pihaknya juga sudah mulai membangun beberapa komunikasi intens bersama para pengurus di tingkat kecamatan. Termasuk pengisian semua Dapil di Kota Mataram yang menjadi target di tahun 2024. Tak lupa beberapa evaluasi dan strategi dilakukan, untuk terus meyakinkan masyarakat.

“Intinya semua berproses, dan biarkan hasil kerja keras yang menjawab. Kader-kader partai di tingkat bawah juga tetap solid mendukung, serta membesarkan partai. Kita tetap totalitas dan loyalitas pada partai,” tegas wanita 34 tahun ini.


Alumni Fakultas Teknik Unram, Jurusan Teknik Elektro, lulusan tahun 2011 lalu ini sejak awal memang sudah memilih karir di jalur politik. Tak mengherankan, karena titisan gen politik sudah ada pada diri Shinta. Di mana bapaknya selain aktivis juga mantan legislator Provinsi NTB.

“Prinsipnya kita terus menjaring aspirasi masyarakat, serta para tokoh-tokoh di Kota Mataram. Termasuk para pendiri partai Demokrat di Kota Mataram, yang terus dirangkul dan banyak berdiskusi,” pungkasnya. (dir)