Sharing Pengalaman, Didu Tawari Suhaili dan Ahyar Gabung M16

Direktur Lembaga Kajian Politik M16, Bambang Mei Finarwanto (ist for radarlombok.co.id)

MATARAM—Setelah H Suhaili FT, mantan Bupati Lombok Tengah, yang juga eks Ketua DPD Partai Golkar NTB, dan H Ahyar Abduh, mantan Wali Kota Mataram, dipastikan terpental dari pemilihan Ketua DPD Partai Golkar NTB, pada musyawarah daerah (Musda) X Partai Golkar NTB, Selasa malam (2/3/2021). Direktur Lembaga Kajian Politik M16, Bambang Mei Finarwanto, mengajak ke duanya untuk bergabung dengan M16.

“Kapasitas beliau berdua, siapapun masyarakat NTB, pasti sudah mengetahui. Sehingga kalau mau bergabung dengan M16, tentu pengalaman yang dimiliki ke dua tokoh Partai Golkar NTB ini pasti akan bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Bambang Mei Finarwanto, atau yang akrab disapa Didu ini kepada radarlombok.co.id, Rabu dini hari (3/3/2021).

Apalagi M16 sendiri juga secara berkala melaksanakan kegiatan “Kamisan”, sebuah pertemuan diskusi setiap hari Kamis, yang membahas isu-isu terkini di NTB. Baik itu soal perpolitikan, sosial, ekonomi, termasuk berbagai program-program pembangunan yang sedang dan akan dijalankan oleh pemerintah.

Maka berbagai pandangan, maupun nasehat berdasarkan pengalaman praktis yang dimiliki ke dua tokoh politik NTB ini tentu akan sangat bermanfaat, untuk dilakukan perbaikan-perbaikan  ke depan. “Selain juga dapat memberikan pendidikan atau sharing (berbagi) pengalaman kepada generasi muda, yang banyak menjadi peserta pada pertemuan Kamisan,” tutur Didu.

Didu berharap besar kepada Suhaili dan Ahyar, untuk mau kiranya bergabung dengan M16. Setidaknya menjadi dewan pakar, atau penasehat bagi M16. Sehingga berbagai masukan, pandangan atau kesimpulan yang dihasilkan dalam setiap diskusi M16 bisa lebih bermanfaat, dan menjadi rekomendasi yang berguna untuk pemerintah, maupun pihak-pihak terkait lainnya.

“Mari sudahi bicara soal Musda Golkar NTB. Ladang pengabdian untuk membangun daerah kita tercinta ini tidak hanya melalui perpolitikan saja. Kami yang muda-muda di M16 ini siap menyambut Pak Suhaili dan Pak Ahyar. Sehingga keilmuan yang dimiliki dapat terus bermanfaat, dengan cara dibagikan melalui diskusi-diskusi yang digelar M16,” harap Didu. (gt)