Sempat Diprotes, UIN Tetap Gelar Wisuda Virtual

IKRAR : Pembacaan ikrar wisudawan/wisudawati yang dipimpin oleh salah perwakilan wisudawan yang hadir dalam acara wisuda.
IKRAR : Pembacaan ikrar wisudawan/wisudawati yang dipimpin oleh salah perwakilan wisudawan yang hadir dalam acara wisuda.

MATARAM–Meski sempat diprotes dan didemo lulusan yang hendak diwisuda, Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram tetap menggelar wisuda dengan cara virtual (online).

Wisuda ke-39 Tahun Akademik 2019/2020 bertempat Auditorium Kampus 1 UIN Mataram, Sabtu (12/9/2020). Rektor UIN Mataram, Prof Dr H Mutawalli, M.Ag menjelaskan, sebenanya prosesi wisuda seyogyanya akan dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya deengan cara langsung. Tapi karena adanya musibah pendemi Covid-19, sehingga pihaknya lebih mempertimbangkan masalah kesehatan dan keselamatan. Maka pihaknya melaksanakan dengan cara virtual serta hanya menghadirkan beberapa perwakilan wisudawan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Sebernarnya kita semua ingin seperti bisanya dalam melaksanakan wisuda bagi semua wisudawan/wisudawati seperti selama ini. Tetapi ada pertimbangan yang lebih urgen, baik keselamatan, kesehatan kita, keselamatan keluarga kita. Ini yang lebih kita utamakan,” jelasnya.

Ia juga merasakan kesedih karena tidak bisa melaksanakan proses wisuda secara langsung di kampus bersama semua wisudawan UIN. “Saya sebernarnya sangat sedih ya, ingin seperti biasa tapi apa boleh buat, saya tidak bisa mengatakan apa-apapun. Saya hanya minta maaf, baik kepada keluarga dan para wisudawan yang melaksanakan wisuda pada hari ini,”ujarnya.

Meski tidak dilakukan secara langsung, pihak menyediakan aplikasi secara online bagi para wisudawan/wisudawati untuk menggikuti acara prosesi wisuda. Wisudawan mengikuti secara virtual di rumah masing-masing. Prof Mutawalli juga menyapaikan pesan tidak hanya buat para wisudawan tetapi bagi seluruh civitas akademik UIN Mataram, untuk bisa mengambil hikmah dan menjadikan sebagai koreksi bersama. “Ya pesan kami, mari kita ambil hikmah dari semua ini serta mengoreksi diri kita, muhasabah pada diri kita semua. Ya semua kita, baik pimpinan di UIN Mataram, semua kita lah atas pristiwa ini. Kita ambil hikmahnya, kita koreksi diri kita mungkin ada sesuatu yang salah. Mungkin ya ada yang salah pada diri kita, mari kita perbaiki diri kita, mari kita kembali kepasa jatidiri kita sehingga kita dijauhkan dari hal-hal yang kita tidak inginkan,” pesannya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Wisudawan UIN Mataram ke-39, Drs. H. Subuhi, M.Pd.I menjelaskan wisuda secara offline diwakili oleh 27 orang mahsiswa dari masing-masing jurusan dan wisudawan terbaik serta terbaik utama. Jumlah wisudawan/wisudawati yang di wisuda, yakni Program Serjana S-1 berjumlah 940 yang tersebar di empat fakultas. Yakni Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi 154 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 230 orang, Fakultas Syariah 99 orang, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan 435 orang dan Fakultas Hushuluddin dan Studi Agama 22 orang. Sedakan untuk Program Pascaserjana sebanyak 71 orang.

Wisudawan/wisudawati terbaik tingkat fakultas berjumlah emam orang. Lima orang dari program sarjana S-1 tersebar di semua fakultas. Satu orang wisudawan terbaik dari pasca saarjana S-2 dan satu orang wisudawan terbaik utama dari program sarjana S-1 di tingkat universtitas atas nama Muh. Zulkarnaen dengan IPK 3, 81 (Cumlaude) dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Jurusan Tadris Bahasa Inggris.

Subuhi juga menyampaikan, UIN Mataram memberikan penghargaan bagi para wisudawan/wisudawati terbaik. Untuk wisudawan terbaik utama di tingkat universitas diberikan beasiswa dan uang sejumlah Rp 8 juta. Sementara untuk wisuda terbaik di tingkat fakultas diberikan beasiswa dan uang sebesar Rp 3 juta. “Beasiswa yang kita berikan bilamana wisudawan terbaik utama universitas melanjutkan studi program pasca sarjana S-2 di UIN Mataram dengan dibebaskan biaya SPP selama empat semester. Kemudian bagi wisudawan terbaik di tingkat fakultas diberikan beasiswa bilamana melanjutkan studi program pasca sarjana di UIN Mataram maka akan dibebaskan biaya SPP selama dua semester,”tutupnya.(sal)