Sanemah Warga Bonjeruk Bersyukur JKN-KIS Bantu Biaya Persalinan

Sanemah Warga Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah menjadi peserta JKN-KIS. (IST/BPJS Kesehatan)

PRAYA–Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) membawa berkah bagi banyak orang. Pasalnya, semenjak adanya Program JKN-KIS, kini masyarakat tidak perlu khawatir lagi akan biaya pelayanan kesehatan. Salah satu peserta JKN-KIS yang merasakan manfaat dari Program ini adalah Sanemah (34), warga Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.

Sanemah yang kesehariannya bekerja sebagai seorang petani di desanya kini sedang mengandung sang buah hatinya dan akan segera melahirkan. Sanemah menceritakan bahwa ini adalah kehamilan ketiganya dan kepada Tim Jamkesnews ia menceritakan rasa syukurnya sebagai peserta JKN-KIS.

“Ini adalah kehamilan ketiga saya, karena dulu saya pernah mengalami keguguran sekali, tepatnya saat hamil pertama 12 tahun yang lalu. Kini saya adalah peserta JKN-KIS, saya merasa sangat bersyukur menjadi peserta JKN-KIS,” ujar Sanemah mengingat kenangannya kepada Tim Jamkesnews.

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Gerak Cepat Tangani Kasus Penawaran Data di Forum Online

Lebih lanjut, Sanemah bercerita bahawa saat kehamilan pertamanya pada 12 tahun silam, saat itu ia belum menjadi peserta JKN-KIS dan harus merasakan kesusahan mencari uang untuk biaya persalinannya.

“Sebelum mempunyai BPJS Kesehatan (JKN-KIS), saya merasakan kesusahan apalagi untuk biaya pelayanan kesehatan. Mencari uang sangat susah, apalai kami yang kesehariannya hanya bekerja sebagai buruh tani, untuk bisa makan sehari-hari saja sudah untung tetapi setelah menjadi peserta JKN-KIS yang dibiayai pemerintah, saya tidak perlu khawatir lagi,” lanjut Sanemah sambil tersenyum.

BACA JUGA :  Yuliana Rasakan Kemudahan Berobat Berkat JKN-KIS

Sanemah pun mengatakan bahwa dengan adanya JKN-KIS ini, ia tidak perlu khawatir lagi untuk biaya berobat. Hasil dari pergi bertani bisa ia simpan untuk makan dan biaya sekolah anaknya. “Karena untuk berobat dan biaya persalinan sudah dijamin penuh BPJS Kesehatan, saya tidak perlu lagi memikirkan biaya persalinan dan uangnya bisa saya peruntukkan untuk biaya pokok sehari-hari. Walaupun saya adalah peserta JKN-KIS yang dibayari oleh pemerintah, namun pelayanan yang saya dapatkan sama saja seperti pasien yang lainnya. Saya sangat bersyukur dengan adanya Program JKN-KIS di Indonesia, sangat membantu,” tutup Sanemah mengakhiri pembicaraan. (dh/ay)