Rute Senggigi-KSB Bakal Dibuka

PERMUDAH AKSES : Rute kapal cepat Senggigi – Labuan Haji – Labuan Lalar, maka akan sangat mempermudah akses masyarakat karena hanya membutuhkan waktu 2 jam saja (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pemerataan pembangunan terus diupayakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

Untuk memudahkan akses antara Pulau Lombok dengan Pulau Sumbawa, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi NTB akan  membuka rute baru yang menghubungkan Lombok  Barat, Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kepala Dishubkominfo Provinsi NTB Lalu Bayu Windia menyampaikan, mulai tanggal 17 September bulan ini, akan mulai beroperasi kapal cepat dari Senggigi ke Labuan Lalar, Sumbawa Barat. Dermaga Labuan Haji  Lombok Timur  juga akan disinggahi untuk memudahkan  masyarakat di wilayah Lombok Timur atau yang  akan ke Lombok Timur. “Dengan kapal cepat ini, dari Senggigi ke Labuan Lalar atau sebaliknya hanya butuh waktu 2 jam saja,” ucapnya, Senin kemarin (5/9).

Selama ini, butuh waktu 6 jam untuk sampai ke KSB. Namun dengan pembukaan rute baru ini semuanya menjadi lebih efisien dan efektif. Rute kapal cepat itu dari Senggigi – Labuan Haji – Labuan Lalar dengan kecepatan 48 kilometer per jam.

Pembukaan rute baru ini bukan sekedar coba-coba, tetapi telah melalui berbagai kajian teknis yang sudah matang. Launching perdana akan dilakukan tepat pada hari ulang tahun pemerintahan TGB-Amin 17 September. “Tanggal 10 kapal sudah disini, 17 September sudah mulai operasi. Ini sudah pasti kok jadi bukan investor ‘akan’, apalagi ini pengusaha lokal,” ujar Bayu.

Kapal cepat ini memiliki kapasitas antara 190 – 215 orang. Jumlah kapal yang akan beroperasi untuk awal-awal hanya satu saja tetapi setiap hari. Apabila memang penumpang banyak yang membutuhkan nantinya, bisa saja jumlah kapal ditambah.

Perusahaan yang akan membuka jalur laut dari Senggigi – Labuan Haji – Labuan Lalar yaitu CV Datu Seran Expres. Pemerintah tiga kabupaten juga sangat mendukung pembukaan jalur ini. “Kan di KSB juga banyak obyek wisata bagus yang selama ini jarang dikunjungi wisatawan, itu karena akses yang masih kurang mendukung. Salah satu tujuan pembukaan rute ini untuk memudahkan akses itu,” terangnya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah mengeluarkan surat izin untuk menyandar bernomor 0452/02/2016 dan Kabupaten Lombok Timur Unit Penyelenggara Pelabuhan Labuhan Haji dengan No. 5523/72/UPP/VI/2016 tentang memberikan izin untuk menyandarkan. Begitu juga dengan Pemerintah KSB mengeluarkan surat keputusan dengan No. 552/004/Dishubkominfo/2016, perihal Rekomendasi Trayek Kapal Cepat MV Datu Seran Express.

Ditanya soal tarif yang akan dikenakan, Bayu mengaku belum bisa menyampaikannya. Namun ia memastikan harga tiket bisa terjangkau oleh masyarakat. “Berbagai fasilitas pendukung juga sudah kita siapkan, informasinya saat ini kapal sedang dilakukan pengecetan,” imbuh Bayu. (zwr)