RSUD Selong Batal Pangkas Jumlah Honorer

LAYANAN: Dengan adanya Rumah Sakit Ibu dan Anak yang telah diresmikan beberapa waktu lalu, kebutuhan pegawai di RSUD dr. Raden Soedjono Selong semakin bertambah. (M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Raden Soedjono Selong akan tetap memberdayakan semua tenaga kesehatan yang ada. Pihak rumah sakit tidak akan memangkas jumlah tenaga pegawa terutama yang berstatus honorer.

Diketahui, jumlah karyawan RSUD dr. Raden Soedjono Selong saat ini mencapai 1.300 orang. Dengan rincian yang berstatus PNS sebanyak 417 orang, sementara yang berstatus non PNS sebanyak 874 orang. “Semuanya tetap akan kami berdayakan. Jadi tidak ada pengurangan jumlah tenaga di RSUD dr. Raden Soedjono tahun ini, karena kami masih membutuhkan mereka,” kata
Kabag Umum RSUD dr. Raden Soedjono Selong, Lalu Bagus Wikrama, kemarin.

BACA JUGA :  Kunjungan Wisatawan ke Lotim Saat MotoGP Tidak Sesuai Ekspektasi

Tahun ini pihak RSUD  juga akan mengoperasikan Gedung Ibu dan Anak sehingga tenaga-tenaga yang sudah direkrut saat pandemi akan kembali dimanfaatkan terlebih tenaga bidan. Tenaga yang direkrut akan dialihkan ke Gedung Ibu dan Anak.”Nanti kita akan sambil melihat perkembangannya. Jika nanti kita masih kekurangan tenaga karena bertambahnya kamar kita akan lakukan rekrutmen kembali,” ungkapnya.

Jika nantinya RSUD Soedjono membutuhkan tenaga lagi, pihaknya akan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan (Dikes) Lotim, untuk menarik tenaga kesehatan yang akan dikurangi Dikes untuk dialihkan ke RSUD dengan melihat kebutuhan tenaga apa yang ada di RSUD.

BACA JUGA :  Tiga Desa Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

Termasuk juga sisi anggaran, pihaknya masih sanggup untuk menggaji semua karyawan. Sementara pada tahun 2022 ini, pihaknya sudah menganggarkan sebesar Rp 7 hingga Rp 8 miliar untuk insentif karyawan.“Nanti kita lihat apakah melakukan rekrut atau berkoordinasi dengan Dikes. Apakah tenaga yang akan dikurangi itu akan kita tarik ke RSUD, dengan melihat tenaga apa yang masih kurang, kita lihat saja perkembangannya seperti apa,” tutupnya.(lie)