Ramai-ramai Pungut Sampah, Warga Dapat Hadiah Menarik

SAMPAH : Pegumpul sampah terbanyak saat mendapat hadiah menarik. Program sampah berhadiah dilaksanakan oleh pemerintah Kecamatan Cakranegara (Sudir/Radar Lombok)

Pemerintah Kota Mataram harus punya banyak terobosan untuk menangani persoalan sampah. Misalnya pemerintah Kecamatan Cakranegara  membuat terobosan dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.


SUDIRMAN- MATARAM


Harus diakui membuang sampah pada tempatnya belum membudaya di Kota Mataram. Ada banyak titik dimana sampah berserakan yang membuat pemandangan kota semakin buruk.

Nah, pemerintah Kecamatan Cakranegara membuat program berhadiah bagi warga yang berpartisipasi mengumpulkan sampah melalui kegiatan jalan sehat kemarin. Warga mengikuti kegiatan jalan sehat sambil memungut sampah. Kegiatan ini sekaligus peluncuran program sampah berhadiah.  Masing-masing warga dibekali dengan karung sambil menyusuri rute Jalan Ahmad Yani. Warga berduyun-duyun memunggut sampah dan mengumpulkannya.

Camat Cakranegara M. Salman Rusdi mengatakan, upaya menyadarkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan terus dilakukan. “Kita gencar sosialisasi, turun ke masyarakat. Tapi itu belum maksimal. Kita lakukan dengan program berhadiah,” ungkapnya kemarin.

Salman mengatakan sampah masih menjadi permasalahan utama di Kota Mataram. Selain program berhadiah, pemerintah juga melakukan banyak terobosan seperti  menggugah kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah menjadi barang ekonomis dan pupuk organik.

Sampah yang dikumpulkan warga ditimbang dan dihitung banyaknya. Kemudian warga mendapatkan hadiah menarik.  Program ini akan dilakukan setiap minggu dimana kecamatan akan menyediakan berbagai jenis hadiah menarik.”Yang paling banyak dapat sampah, akan dapat hadiah sekaligus jadi duta di lingkungannya,” jelasnya.

Lewat program ini akan diketahui secara pasti jumlah sampah yang dihasilkan. Selain itu hal ini akan meningkatkan kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya.(*)