Potensi Nurhaida Gagal Dimanfaatkan NTB

NURHAIDA
LATIHAN: Inilah sosok Nurhaida (baju merah) semasa masih aktif menjalankan latihan di Pelatda 2018 lalu. (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Salah satu atlet andal cabang olahraga (cabor) pencak silat, Nurhaida dipastikan tidak bisa tampil membela NTB di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2020 mendatang. Potensinya gagal dimanfaatkan untuk mendulang pundi-pundi medali di ajang multi event olahraga tingkat nasional tersebut.

Penyebabnya, atlet yang bersangkutan disebut-sebut lebih memilih fokus mengurus keluarga kecilnya di kampung halaman. Selain itu, Nurhaida sempat cedera saat mengikuti seleksi nasional (Seleknas) di Jakarta awal 2019 lalu.

“Ya, gak bisa dia (Nurhaida) tampil, karena alasan yang sangat privasi,” kata Pelatih Pencak Silat NTB, Dega Mardiansyah, Kamis (11/4).

BACA JUGA: Cari Bibit Atletik Lewat Kartini Cup

Awal mula Nurhaida diketahui tidak bisa membela NTB setelah dia menolak untuk kembali dibina Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) 2019. Alasan pertamanya karena masih proses pemulihan cedera yang dialaminya saat seleknas. Kedua, dia mengaku lebih memilih fokus mengurus keluarga dan anaknya.

Dikatakannya, mengenai potensi, penampilan Nurhaida masih cukup prima dan masih bisa dipercaya mendulang emas. Karena kebetulan, usia Nurhaida juga tinggal PON ini saja bisa berlaga.

Namun sayang, kesempatan itu tidak mau dimanfaatkan olehnya. Dalam hal ini, Dega selaku pelatih tidak bisa memaksa. Apalagi alasan yang digunakan menyangkut kehidupan pribadinya.

“Potensinya masih bagus, tinggal kita pertajam lagi. Tapi sayang kita tidak bisa berbuat banyak dengan alasan yang dikeluarkannya,” lanjut Dega.

BACA JUGA: KONI NTB Apresiasi Perhelatan Triathlon Kobi

Kendati menaruh harapan yang besar terhadap sosok atlet kelahiran 1989 itu. Tidak lantas membuat pihaknya miskin akan atlet berpotensi. Saat ini, ada 3 atlet yang disebutnya bisa mengganti posisi Nurhaida di PON nanti. Ketiga atlet itu saat ini sedang digodok lewat Pelatda Harapan.

Artinya, peluang mendulang medali di PON Papua nanti masih tetap terbuka lebar. Dengan adanya tiga atlet yang dinilainya masih cukup segar untuk digembleng. Belum lagi ditambah dengan belasan atlet yang akan dilibatkannya mengikuti Pra Kualifikasi PON Desember 2019 nanti.

“Kita memang tidak hanya punya Nurhaida saja. Ada banyak atlet berpotensi lainnya yang masih bisa kita harapkan,” tutupnya. (rie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut