Plt Ketua Golkar NTB Masih Misteri

(istimewa)

MATARAM – Siapa pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar NTB?. Hingga sekarang belum ada pihak yang mengaku sebagai pemegang jabatan itu. Tak heran, jika nama yang ditunjuk DPP Partai Golkar masih mejadi misteri.

Kabarnya, Korwil DPP Partai Golkar untuk Bali dan Nusa Tenggara, Gde Sumarjaya Linggih ditunjuk sebagai Plt Ketua Partai Golkar NTB. Namun, Linggih sendiri tak mengakui penunjukan dirinya sebagai nakhodan sementara Partai Golkar NTB. “Saya belum lihat SK penunjukan (Plt Ketua Golkar NTB, red),” kata Linggih saat dikontak Radar Lombok, Selasa (9/2).

Meski demikian, pria yang karib disapa Damer ini tak menafikan jika namanya kerap dikait-kaitkan sebagai pemegang sementara pimpinan Partai Golkar NTB. Tetapi demikian, penunjukan Plt ketua itu harus tetap berdasarkan SK DPP Partai Golkar NTB. “Tidak bisa kita bilang iya. Jika belum ada SK penunjukan,” katanya.

Anggota DPR RI dapil Bali itu mengaku akan segera berkoordinasi DPP terkait SK penunjukan Plt ketua Golkar NTB. Sesuai AD/ART partai, pengurus ditunjuk sebagai Plt ketua adalah pengurus berada setingkat di atasnya. Nama Damer sebagai Korwil Bali Nusa Tenggara dan Korda Partai Golkar untuk NTB, Sari Yuliati paling erat dikaitkan menjadi Plt Ketua Golkar NTB. “Saya belum cek ke kantor DPP,” tandas anggota DPR RI dapil Bali ini.

Fungsionaris pusat Partai Golkar, Chris Parangan menegaskan, sejauh ini DPP Partai Golkar NTB belum menunjuk siapapun jadi Plt ketua Golkar NTB. Pasalnya, Ketum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sama sekali belum menandatangani SK penunjukan Plt ketua Golkar NTB. “Kalau rumor siapa Plt ketua sih banyak nama. Ada Pak Demer, Ibu Sari, Hasan Massat, Fuad dan lainnya. Tetapi harus ada SK, baru kita bisa pastikan. Kalaupun ada SK penunjukan, saya pastikan SK itu belum ditandatangani oleh Ketum. Itu berdasarkan informasi yang saya peroleh dari staf khusus Pak Airlangga Hartarto,” tandasnya.

Sementara itu, Politisi Golkar NTB, Hasan Masat kembali mendesak DPP agar segera bersikap terkait kekosongan jabatan ketua Golkar NTB. Tidak semestinya DPP menelantarkan Golkar NTB dengan tidak segera mengisi jabatan Plt ketua Golkar NTB. Dengan tidak ada kejelasan Plt ketua Golkar NTB hingga saat ini membuat kader di daerah kebingungan. “Dengan situasi ada, kita di daerah cukup bingung,” pungkasnya. (yan)