Pendidikan Politik Sasar Pemilih Pemula

Sudirman (Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Sebagai upaya  meningkatkan partisipasi masyarakat jelang pilkada 2018 mendatang, Bangkespoldagri bersama pihak terkait akan turun ke masyarakat untuk memberikan pendidikan politik.

Pendidikan politik ini akan menyasar para pemilih pemula. ‘’ Kita akan kerja sama untuk memberikan pendidikan politik. Karena 2018 mendatang, akan digelar pilkada,” ungkap Kepala Bangkespoldagri Lotim Sudirman Sabtu lalu (11/2).

[postingan number=3 tag=”pilkada”]

Pendidikan politik ini mengupayakan agar para pemilih pemula bisa lebih mamahami seperti apa haknya sebagai masyarakat dalam menentukan pemimpin.‘’ Sehingga mereka jangan hanya ikut –ikutan dan sekedar memilih sembarang,” sebut dia.

Melalui pendidikan politik ini, maka ketika pelaksanaan pilkada jangan sampai ada masyarakat yang tidak menyalurkan hak suaranya atau golput. Baginya pilkada ini merupakan momen yang tepat bagi masyarakat untuk menentukan siapakah yang dianggap cocok untuk memimpin Lotim ini kedepan.

‘’ Pendidikan politik ini sendiri sudah dianggarkan oleh pemerintah yaitu sebesar 60 persen. Makanya dalam pendidikan politik kita akan ajak partai politik,” sebut dia.

Dijelaskan, pendidikan politik bagi partai juga sangat penting untuk pemilihan legislatif (pileg) mendatang. Sebab ini menyangkut konstituen dan jumlah suara yang akan diperoleh oleh partai politik tersebut. Jika mereka tidak serius dan maksimal melakukan pendidikan politik, tentu ini akan berdampak terhadap jumlah suara yang akan diperoleh pada pileg nanti  ‘’Pendidikan politik sudah maksimal. Namun kita perlu tingkatkan kerja sama supaya lebih maksimal lagi. Karena pemerintah dan legislatif  ini kan lembaga yang bersama-sama untuk mengajak masyarakat terutama pemilih pemula menggunakan hak pilihnya dengan maksimal,” tutup Sudirman.(lie)

BACA JUGA :  Paket Zul-Rohmi Diusung Tiga Partai Politik