Pendidikan Maju Pesat, Sebaran Guru Belum Merata

MATARAM— Kota Mataram telah menunjukkan diri sebagai kota pendidikan di NTB.

Banyak kemajuan dalam sektor pendidikan.  Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi NTB, H Ali Rahim menilai pendidikan di Kota Mataram mengalami kemajuan yang luar biasa. Sebagai barometer di segala bidang terlebih pendidikan, Kota Mataram dari sisi kuliatas dan mutu pendidikan sudah menjadi yang terbaik di NTB.

Berbagai prestasi ditorehkan peserta didik dan juga guru Kota Mataram di tingkat nasional. Berbagai perestasi yang diraih tersebut menunjukan kompetensi guru dan siswa sudah sesuai harapan. Terlebih lagi dukungan infrastruktur gedung kelas, serta fasilitas belajar mengajar seperti laboratorium dan pendukung lainnya sudah sangat memadai.

Namun begitu, lanjut Ali Rahim yang menjadi catatan dan perlu dibenahi dalam usia Kota  Mataram ke-23 tahun tanggal 31 Agustus 2016 ini adalah masalah persebaran guru yang belum merata. Sekarang ini, guru-guru yang kompetensinya bagus itu cenderung kumpul di sekolah tertentu yang favorit di tengah Kota Mataram. Akibatnya, pemerataan mutu pendidikan, hanya di sekolah tertentu saja. Sementara sekolah di pinggiran, tetap dengan kondisinya tak jauh berbeda. Walikota Mataram diusia ke 23 Tahun Kota Mataram hendaknya bisa melakukan evaluasi terkait pemerataan penugasan guru di sekolah.

Selain masalah persebaran guru yang tidak merata, di setiap penerimaan peserta didik baru (PPDB) terjadi kegaduhan. Tentu saja, sekolah favorit yang  jadi primadona. Sedangkan sekolah pinggiran hanya menjadi  penonton.

Ali juga berharap Pemkot Mataram bisa menghentikan pemberlakuan penerimaan siswa baru melalui bina lingkungan (BL). Program ini  sering  dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Akibatnya sekolah tertentu yang dianggap favorit menjadi over load jumlah siswa yang diterima. Disatu sisi, sekolah/madrasah swasta kehilangan pendaftar. Padahal, peran sekolah/madrasahg swasta ini sangat penting dan vital dalam membantu pemerintah meningatkan sumber daya manusia yang handal. “Mutu sudah bagus, tinggal bagaimana memberikan perhatian terhadah sekolah/madrasah swasta. Kita berharap usia Kota Mataram  ke 23 tahun ini jadi momentum untuk evaluasi BL dan pemerataan guru di sekolah pinggiran,” harapnya.

Wakil Ketua IGI  Ermawati mengatakan,  kedepan  PPDB melalui jalur BL bahkan ada sistem baru melalui jalur prestasi perlu dievaluasi kembali.  ‘’Itu masih amburadul.  Kita harapkan ada kajian dari Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh,’’ katanya.

Penempatan guru juga menjadi perhatiannya.Sering kali tidak dilakukan  analisa pada guru yang akan ditempati di sekolah. Misalnya, guru yang berada di satu sekolah pelaksana kurikulum 2013 (K-13),ketika terjadi mutasi guru ditempatkan di sekolah yang bukan tempat pelaksanaan kurikulum  K-13.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Mataram Adnan Muhsin mengatakan,  kedepan perlu ada pemetaan lebih matang lagi sehingga  tidak ada lagi kesan tidak adanya pemerataan terutama saat PPDB.

Kesan ada kesenjangan pendidikan masih terjadi di Kota Mataram terutama di daerah pinggiran.Wali Kota diharapkan bisa melakukan rotasi kepala sekolah dan guru. Selama ini guru-guru yang berkualitas atau kepala sekolah yang mempunyai visi membangun itu banyak ditempatkan di pusat-pusat pendidikan. Sedangkan yang di pinggiran tidak diperhatikan." Mulai dari Kepala TK sampai SMA harus ada pemerataan dan rotasi kepala sekolah," tegas praktisi pendidikan Mataram Dr Muazzar Habibi.

Dikatakan Muazzar untuk bisa melakukan hal ini, wali kota harus bisa meningkatkan  muta dan kaualitas SDM dari para guru dan dengan memberikan pelatihan.

Tidak kalah pentingnya, Kata Muazaar pendidikan karakter disistem pendidikan di Kota Mataram sudah saatnya harus ditanamkan di semua sekolah. Hal ini untuk mengikat para pelajar dengan visi Kota Mataram yang religius, maka untuk menciptakan para pelajar atau siswa yang religius, tentunya harus dimulai dari pendidikan  karakter. " Sudah saatnya Kota Mataram menunjukan karakter pendidikannya," harapnya.(luk/dir/ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid