Pemkot Klaim Pengangguran di Kota Mataram Tersisa 6 Ribu Orang

ilustrasi pengangguran
ilustrasi

MATARAM – Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram mengklaim dari bulan Januari sampai September 2017 sekitar 2 ribu lebih angkatan kerja terserap bekerja di wilayah Kota Mataram. Angka itu adalah angka asumsi berdasarkan jumlah permintaan kartu kuning yang dilayani oleh Disnaker.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram H. Saiful Mukmin menjelaskan, tidak hanya dari kartu kuning, angkatan kerja juga didasarkan pada pelaksanaan job fair yang sudah dilaksanakan awal tahun lalu. Dimana pada saat itu sekitar 1.600 lowongan pekerjaan yang disiapkan para angkatan kerja. Dari jumlah lowongan kerja itu, sekitar seribuan terisi. “ Dari pelaksanaan job fair dan penerimaan pekerja dari sektor swasta terdapat sekitar 2 ribu pekerja yang sudah diterima,” kata Syaiful saat ditemui di kantornya di Jalan Ahmad Yani Sayang-Sayang Mataram kemarin.

BACA JUGA :  Tinggal 4 Persen Warga Mataram belum Rekam Data E-KTP

Mengacu pada angka pengangguran tahun 2016 sebelum job fair, angka pengangguran di Kota Mataram sekitar 8.935 orang. Jika dikurangi dengan angkatan kerja pada tahun 2017 sampai sekarang, maka angka pengangguran berkurang sekitar 2 ribu orang.

Ia mengatakan angka tersebut adalah angka resmi tercatat di Dinas Tenaga Kerja. Di luar itu masih ada lapangan kerja yang tidak membutuhkan kartu kuning. Dengan tingginya angkatan kerja tersebut pihaknya memastikan pada tahun kedepan di Kota Mataram tidak ada lagi pengangguran. Sebab lapangan kerja di Mataram semakin banyak. Apalagi dalam waktu dekat akan ada beberapa hotel baru yang beroperasi. Saat ini yang masih menjadi tantangan adalah bagaimana angkatan kerja tamatan SMK bisa mendapatkan kesempatan kerja yang sama. Terkadang jurusan yang diambil siswa di SMK tidak sesuai dengan pasar. “ Ini yang masih menjadi PR kami bagaimana membuka lapangan kerja yang ke lebih banyak untuk tamatan SMK,” tambahnya.

Tahun ini sampai dengan triwulan ketiga, Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMP2TSP) Kota Mataram mencatat angka investasi yang masuk ke Kota Mataram mencapai Rp 2 triliun lebih dengan jumlah perusahaan sebanyak 176. Jumlah tersebut bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 4 ribu lebih. Khusus di triwulan ketiga jumlah tenaga kerja yang terserap dari investasi yang masuk sebanyak 1.274 orang.” Investasi di Kota Mataram terus tumbuh,” kata Kepala DPMP2TSP Kota Mataram, Cokorda Sudira Muliarsa.

Jumlah ini akan terus mengalami peningkatan peningkatan seiring dengan semakin banyaknya investasi yang masuk khususnya di bidang perhotelan.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut