Pariwisata NTB Butuh Perencanaan Terpadu

SOSIALISASI ITMP: Kepala Dispar NTB, H. Lalu Moh Faozal, ketika sosialisasi pembuatan ITMP, dalam rangka pengembangan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif di DSP Mandalika, Kamis (5/11/2020). (ist for radarlombok.co.id)

PRAYA—Pembangunan kepariwisataan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), membutuhkan sistem perencanaan terpadu dan berkelanjutan. Karena kualitas perencanaan dalam rangka pembangunan kepariwisataan untuk jangka panjang, akan memberikan warna dan hasil yang bagus atau sebaliknya.

“Tingkat keberhasilan sebuah pembangunan kepariwisataan di sebuah destinasi pariwisata Nasional, seperti di Provinsi NTB, sangat ditentukan oleh kualitas perencanaannya,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, H. Lalu Moh Faozal, ketika sosialisasi Integrated Tourism Master Plan (ITMP), dalam rangka pengembangan destinasi pariwisata dan ekonomi kreatif di destinasi super prioritas (DSP) Mandalika, Kamis (5/11/2020).

Terkait itu, lanjut Faozal, Pemerintah Provinsi NTB akan membuat sebuah system perencanaan terpadu, yang tertuang dalam Integrated Tourism Master Plan (ITMP), yang di dalamnya memuat keseluruhan rangkaian dan sistem yang akan diterapkan dalam sebuah dokumen perencanaan pembangunan kepariwistaan secara terpadu.

“Tentu, dalam proses penyusunannya perlu melibatkan berbagai pemangku kepentingan, baik itu pemerintah, akademisi, industry wisata, dan masyarakat yang terlibat secara langsung dengan pengembangan kepariwisataan,” singkat Faozal. (gt)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaJalan Menuju Gili Mas Gelap dan Rawan Kecelakaan
Berita berikutnyaPelaku Hotel dan Restoran Harus Implementasikan CHSE