Nyepi, Penyeberangan Lembar-Padang Bai Ditutup

Pelabuhan Lembar
PELABUHAN : Aktivitas di pintu masuk Pelabuhan Lembar kemarin. (DOK/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG-Kapal penyeberangan Lembar-Padang Bai dan sebaliknya tidak akan beroperasi pada Sabtu, 17 Maret 2018 mulai pukul 06.00 Wita hingga Minggu, 18 Maret 2018 pukul 06.00 Wita.

Hal tersebut diumumkan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XII-Provinsi Bali dan NTB pada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI melalui Surat Edaran Nomor: HK-209/i/2/BPTD-XII/2018 tertanggal 13 Maret 2018. Penutupan sementara penyeberangan Lembar-Padang Bai ini dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1940.

Dalam surat edaran tersebut juga diberitahukan bahwa jadwal keberangkatan terakhir kapal dari Pelabuhan Lembar tanggal 16 Maret 2018 pukul 19.30 Wita, sementara di Pelabuhan Padang Bai pada 17 Maret 2018 pukul 03.00 Wita. Adapun nanti untuk pemberangkatan pertama pasca ditutup sementara dilaksanakan pada tanggal 18 Maret 2018 pukul 04.30 Wita dari Pelabuhan Lembar dan tanggal 18 Maret 2018 pukul 09.00 Wita dari Pelabuhan Padang Bai.

Kondisi pelabuhan Lembar sebelum Nyepi terlihat normal. Areal parkir dipenuhi kendaraan pengangkut barang. Tidak ada antrean. Sopir sepetinya faham akan ada penutupan sehingga mereka tidak mendatangi
pelabuhan. Otoritas setempat juga meminta hal demikian. Bagi mereka yang tidak menerima permakluman sebelumnya, pelabuhan telah menyiapkan areal parkir dua lokasi ditambah ruang tunggu dan fasilitas lainnya.

Humas PT. ASDP Ferry Indonesia Cabang Lembar Denny N. Putra mengatakan, terkait akan adanya penutupan pelabuhan, pihaknya tidak ada melakukan penambahan kapal. “Akan tetapi kita juga tetap mengantisipasi segala kemungkinan termasuk adanya lonjakan pengguna jasa terutama jenis truk pada saat H-1 sebelum penutupan pelabuhan dilakukan,” ungkapnya sembari memberitahukan kapal sampai saat ini masih berjumlah 35 armada.

Adapun antisipasi yang dilakukan lanjut Denny antara lain dengan menjamin semua fasilitas dermaga dalam kondisi baik, berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait seperti kepolisian, kesehatan, Jasa Raharja, KSOP, OPP dan juga GAPASDAP agar tercipta situasi yg aman, nyaman atau dengan kata lain zero accident.  “Selain itu dengan jadwal yang ada saat ini memungkinkan kita mengambil langkah langkah cepat dan strategis karena saat ini kapal-kapal yang ada diatur untuk stand by di Lembar dan sebagian di Padangbai,” tandasnya. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut