Museum NTB Gelar Lomba Melukis Ritual Budaya

LOMBA MELUKIS: Para peserta terlihat sedang serius mengikuti Lomba Melukis Ritual Budaya yang digelar oleh Museum Negeri NTB, Kamis (24/6). (sigit setyo/radarlombok.co.id)

MATARAM—Mengenalkan museum sekaligus mananamkan nilai-nilai yang terdapat dalam warisan budaya kepada para pelajar sejak dini, Museum Negeri Provinsi NTB menggelar Lomba Melukis Ritual Budaya tingkat Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) se Kota Mataram, Kamis (24/6/2021).

Kegiatan diikuti oleh 24 pelajar dari berbagai sekolah SMP/MTs di Kota Mataram. “Peserta lomba melukis Museum NTB memang kita batasi, dibawah 50 orang. Mengingat saat ini masih masa pandemi Covid-19, agar tidak terjadi kerumunan. Demikian pelaksanaan kegiatannya juga tetap mengedepankan protokol kesehatan yang ketat,” kata Kepala Museum Negeri NTB, Bunyamin, M.Hum.

Menurut Bunyamin, kegiatan lomba melukis ini merupakan agenda tahunan Museum NTB, dengan setiap kali pelaksanaan mengusung tema dan peserta yang berbeda. Dimana kalau tahun sebelumnya lomba melukis Museum NTB diikuti oleh murid-murid tingkat sekolah dasar (SD) atau taman kanak-kanak (TK), maka tahun ini giliran tingkat SMP sederajat.

Demikian pula tema kegiatan lomba melukis, yang kalau tahun lalu lebih banyak melukis gambar koleksi yang ada dan dimiliki Museum Negeri NTB. Maka untuk tahun 2021 ini tema-nya adalah melukis ritual budaya.

BACA JUGA :  Pameran Keliling Museum NTB di Lotim akan Dibuka Wagub

“Tujuannya, tentu agar para peserta sebelum mengikuti lomba melukis, mereka terlebih dahulu telah melakukan riset-riset (membaca) buku-buku sejarah dan budaya NTB, atau mungkin melihat, BAHKAN mengikuti secara langsung prosesi ritual budaya yang sering digelar oleh masyarakat NTB,” jelas Bunyamin.

Artinya, sambung Kepala Museum NTB, para peserta memiliki pengetahuan dan memahami tentang sejarah maupun latar belakang dari berbagai ritual budaya yang ada di NTB. Baik itu ritual seni budaya yang ada di pulau Lombok maupun pulau Sumbawa, yang selanjutnya dituangkan dalam bentuk gambar oleh para peserta lomba melukis Museum NTB.

“Kegiatan Lomba Melukis Ritual Budaya Museum NTB kali ini melibatkan tiga orang juri yang berasal dari kalangan seniman dan budayawan NTB, yaitu Pak H Tarfi Abdullah, Pak Muhammad Sataruddin, serta dari SMK 5 Mataram, Pak Agus,” jelas Bunyamin seraya menambahkan, untuk para pemenang, juara 1 sampai harapan 3, masing-masing mendapatkan hadiah uang pembinaan, piala dan piagam pernghargaan.

BACA JUGA :  Pelajar dan Mahasiswa Antusias Kunjungi Pameran Museum Keliling

Adanya berbagai kegiatan yang dilaksanakan Museum Negeri NTB, baik itu melalui pameran keliling, talk show, seminar hingga menggelar lomba-lomba seperti lomba melukis ini. Misi pentingnya adalah bagaimana Museum Negeri Provinsi NTB sebagai instansi yang bertugas mengumpulkan, menyimpan dan melestarikan serta merawat benda-benda seni dan bersejarah peninggalan masa lalu nenek moyang, dapat terus berjalan.

“Karena seperti diketahui, keberadaan Museum NTB ini sudah lama, namun belum semua masyarakat NTB yang mengetahui atau berkunjung ke Museum. Sehingga cara paling ampuh untuk mengenalkan kepada masyarakat, utamanya para pelajar dan mahasiswa, sehingga ada apresiasi kepada Museum NTB, adalah dengan cara sosialisasi sesering dan serutin mungkin,” tandas Bunyamin.

“Padahal, berbagai benda koleksi yang dimiliki dan dipajang di Museum NTB, masing-masing mengandung nilai sejarah dan ilmu pengetahuan masa lalu leluhur masyarakat NTB. Yang sudah barang tentu harus terus dipelajari oleh generasi muda kita, agar tidak tercerabut akar dari budayanya sendiri,” pungkas Bunyamin. (gt)