Mengenal Ady Setiawan, Gelandang Persebaya Asal NTB

ADY SETIAWAN MENGENAL ADY SETIAWAN, GELANDANG PERSEBAYA ASAL NTB (IST FOR RADAR LOMBOK)

Patut dicontoh oleh anak muda dan para pesepakbola NTB. Bagaimana tidak, kesungguhan dalam mengejar cita-cita nyatanya kerap dibayar dengan hadiah manis. Buktinya, sosok Ady Setiawan kini sukses berkarir di klub ternama sekelas Persebaya Surabaya.


NASRI BOEDJANA–MATARAM


Ady Setiawan namanya, pemuda kelahiran Desa Parado, Kabupaten Bima, NTB 10-09-1994 ini sukses menjadi pesepakbola hebat di klub bergengsi. Berangkat dari sepak bola asal daerahnya, Bima, Nusa Tenggara Barat. Nyatanya kini sosoknya sudah berkostum klub ternama sekelas Persebaya Surabaya. “Kalau kita sungguh-sungguh, pasti ada saja jalan kita menggapai impian,” kata Ady Setiawan lewat chat Watshap, Jumat (23/4).

Sebelum Ady melejit hingga ke klub Liga 1, ia kerap menghabiskan waktunya dengan bermain bola dikampung halamannya. Sejumlah laga Antar Kampung (Tarkam) menjadi kegiatan rutinitas mingguannya. Hingga akhirnya, dia pun direkrut di salah satu klub lokal di Kabupaten Bima.

Dengan semangat yang membara, Ady sapaan akrabnya kemudian berangkat menggali ilmu sepak bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Bangau Putra Makassar. Karena penampilannya dinilai cukup memikat di SSB terdebut. Ady Setiawan pun kemudian bergabung dengan klub Liga 2 asal Kalimantan Selatan, Martapura FC pada 2015.

BACA JUGA :  Belajar Revolusi Mental dari Kampung Bugis

Kala itu usia Ady Setiawan masih 20 tahun. Ketika memperkuat Martapura FC, pemain bertinggi badan 177 ini juga dipanggil ke tim Sulawesi Selatan untuk PON Jawa Barat 2016. Bahkan sosok Ady Setiawan sebelumnya sempat diperebutkan oleh tim Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Barat untuk ajang PON 2016. “Gak ada ceritanya orang berkarir dari tangga atas. Artinya kita harus dari tangga bawah dulu, baru pas,” lanjutnya.

Lambat laun, bersama Martapura FC, potensi Ady Setiawan berkembang pesat di beberapa kompetisi dan turnamen yang diikuti. Puncaknya, pada ajang Liga 2 2017, Ady Setiawan tampil solid sebagai gelandang bertahan di Martapura FC.

Penampilannya itu membuat sosoknya dilirik oleh beberapa klub besar. Terutama klub-klub besar yang bertengger di Liga 1. Jelang Liga 1 2018 dimulai, Ady Setiawan bergabung dengan klub raksasa dari Kalimantan Selatan, Barito Putera.

Meski kala itu masih berstatus pemain pelapis, Ady Setiawan tampil sebanyak 23 kali bersama Laskar Antasari pada Liga 1 2018. Kemampuan Ady Setiawan yang bisa dipasang sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, dan bek tengah sangatlah bermanfaat bagi skema rotasi pemain Barito Putera di Liga 1.

BACA JUGA :  Melihat Aktivitas Warga Sembalun Pasca Diguncang Gempa

Setelah sukses membuktikan kemampuan mengolah bola. Ady pun sukses menarik sejumlah klub besar tanah air. Tepatnya di tahun 2020 lalu, Ady Setiawan membela Persela Lamongan. Penampilannya membela Persela juga dinilai tidak buruk.

Bahkan sempat mencatatkan beberapa kali penampilan. Namun penghentian laga membuat masa-masa membela laskar Joko Tingkir menjadi usai. Setelah berpamitan lewat unggahan akun Medsosnya, Ady Setiawan diumumkan sebagai pemain anyar Persebaya Surabaya untuk Piala Menpora 2021.

Rupanya penampilan Ady di Piala Menpora 2021 itu, sosoknya tidak hanya menjadi pemain penghibur. Karena pada laga yang dijalaninya, klub Persebaya yang dibelanya sukses meraih kemenangan atas Madura United dalam ajang Piala Menpora 2021. Bahkan diantara dua gol yang diraih Persebaya, satu gol diantaranya sukses disumbangkan oleh pemuda produktif itu. Dan peristiwa itu menjadi momen spesial bagi Ady Setiawan. “Gol yang Ady persembahkan itu, tidak hanya mengantarkan Bajol Ijo menang 2-1. Tapi juga Ady dedikasikan untuk almarhum ayah,” tutupnya. (**)