Man Donny Salon Langganan Pangkas Rambut Keluarga Ahda

POTONG RAMBUT: Calon wakil wali kota Mataram, Badruttamam Ahda di saat potong rambut Man Donny Salon. AHMAD YANI/RADAR LOMBOK

MATARAM – Donny tampak gembira ketika dikunjungi calon wakil wali kota Mataram, Badruttamam Ahda, kemarin. Senyum pemilik Man Donny Salon itu sumringah karena salah satu pelanggannya datang meminta jasanya.

Maklum, Man Donny Salon selama ini menjadi langganan banyak pejabat di Kota Mataram. Bahkan, keluarga Ahda menjadi salah satu pelanggan tetap salon yang beralamat di Karang Baru itu. Pengalaman Donny pun cukup unik hingga salon yang didirikannya sejak tahun 2010 itu menjadi terkenal.

Donny menuturkan, salonnya diketahui luas banyak pejabat atas bantuan temannya. Suatu waktu, temannya baru saja pulang mencukur rambut dari salonnya. Temannya itu kemudian bertemu dengan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Nah, seketika itu juga Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh bertanya soal rambutnya. Wali kota tertarik dengan hasil cukuran rambut dari Donny. ‘’Habis itu Pak Wali mengundang saya untuk mencukur rambutnya,’’ tutur Donny.

Lambat laut, H Ahyar Abduh ternyata tertarik untuk terus mencukur rambutnya di Man Donny Salon. Setiap waktunya, H Ahyar Abduh harus menyempatkan waktunya untuk pergi ke salon Donny. Dalam beberapa kesempatan, H Ahyar Abduh sengaja mengajak anaknya, Badruttamam Ahda ke salon itu hanya untuk sekadar ditemani. “Awalnya saya hanya menemani Abah bercukur rambut. Kami datang berdua kemari. Kemudian saya juga tertarik. Sampai hari ini Man Donny Salon masih menjadi langganan kami sekeluarga,” ungkap Ahda saat mencukur rambutnya di Man Donny Salon, kemarin.

Dalam pertemuannya dengan calon wakil wali kota nomor urut 3 itu, Donny juga mengungkapkan permasalahan-permasalahan yang sering terjadi di kalangan anak muda ketika berusaha merintis usaha. Ia menitip pesan, bila Ustad Ahda nanti naik menjadi Wakil Wali Kota Mataram, anak-anak muda yang sedang merintis usaha bisa mendapatkan dukungan lebih.“Banyak anak muda sekarang yang merintis usaha mereka masing-masing. Mereka ini perlu mendapatkan dukungan lebih. Nanti kalau Ustad Ahda naik menjadi wakil wali kota, semoga saja mereka bisa tambah semangat. Melihat pemimpinnya juga berjiwa Muda seperti mereka,” ungkapnya.

Menanggapi itu, Ustad Ahda memaparkan bahwa ke depannya usaha-usaha yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya anak Muda pasti akan mendapatkan dukungan. Hal itu berkaitan dengan program Pro-Kes. Di dalam Pro-Kes, masyarakat yang sedang membangun atau merintis usaha akan diberikan modal bantuan tanpa bunga atau jaminan.

Ini akan memudahkan para pengusaha kecil-menengah dalam proses produksi dan lain-lain. Khususnya untuk anak muda, Ustad Ahda juga mengungkapkan, bahwa nantinya anak muda yang memiliki semangat-semangat kreatif dan menggunakan kreativitas mereka menjadi sumber pendapatan ekonomi akan diwadahi aktivitasnya di Creative Hub. Tempat para pelaku kreatif berkumpul dan berkegiatan. ‘’Kalau sudah begitu nantinya, iklim kreatif di Kota Mataram dapat hidup dengan baik dan pembangunan ekonomi bisa dilakukan dengan lebih cepat,” jelas alumnus Al-Azhar Kairo-Mesir itu. (yan)