Lombok Barat Raih WTP ke-6 Kali

IST FOR RADAR LOMBOK Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid bersama Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah memperlihatkan raihan WTP atas LKP 2019.

GIRI MENANG–Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali Meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) di tengah wabah covid-19 yang saat ini melanda. Penyerahan predikat WTP ini dilakukan secara virtual antara BPK RI Perwakilan NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat di Ruang Rapat Jayengrana Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis (21/5).

Kepala Inspektorat Lombok Barat Ilham mengatakan, raihan WTP untuk laporan keuangan pemerintah (LKP) tahun 2019 ini adalah yang ke- 6. Ini semua berkat kerja sama semua pihak termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran yang bahu-membahu mengikuti semua aturan main dalam pengelolaaan keuangan daerah. Baik dalam pelaksanaan, perencanaan, pengelolaan dan pertanggungjawaban sehingga memetik hasil  setelah dikerjakan selama satu tahun. “Tentu dalam hal ini kita berharap opini wajar tanpa pengecualian yang kita dapatkan, kembali kita pertahankan di tahun yang akan datang dengan seminimal mungkin, bahkan dengan zero catatan-catatan yang ada di diri kita,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Lombok Barat Hj. Nurhidayah menyampaikan di tengah pandemi covid-19 ini, Lombok Barat kembali WTP untuk yang ke-6 kalinya. Ini atas kerja sama dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Ia berharap pada tahun-tahun selanjutnya Lombok Barat memperoleh hasil pemeriksaan yang baik dan kembali memperoleh opini wajar tanpa pengecualian.

Kepala BPK RI Perwakilan NTB Heri Purwanto menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah membantu dalam melaksanakan tugas masing-masing untuk melakukan pembinaan keuangan.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan karena di tengah wabah covid-19 ini masih dapat melakukan kegiatan dengan tupoksi masing-masing sehingga  dapat berhasil sukses. “Dalam pelaksanaan tugas pemeriksaan LKP tahun 2019 BPK perwakilan NTB di samping melakukan pemeriksaan tatap muka dan rinci juga melaksanakan pemeriksaan secara daring atau online,” ujarnya.

Dikatakan, dalam pemeriksaan tertentu baik fisik dokumentasi dilakukan secara daring dan Lombok Barat sangat membantu. (ami)