Kuburan Janin Gegerkan Warga Teluk Nare

GEGER: Kepolisian dan Puskesmas Nipah beserta warga menggali kuburan diduga janin berusia kurang lebih tujuh bulan yang diduga hasil aborsi. (IST/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Warga Dusun Teluk Nare, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang digegerkan dengan penemuan kuburan diduga janin di tanah milik warga sekitar pukul 10.00 WITA, Kamis (14/1). Atas penemuan tersebut, warga langsung melapor ke aparat kepolisian. “Kami mendapatkan informasi dari warga atas penemuan kuburan anak di tanah warga setempat,” ungkap Kapolsek Pemenang, IPTU Lalu Iskandar Zulkarnain.

Dari laporan itu, kemudian ditindaklanjuti dengan melaksanakan koordinasi bersama Satreskrim Polres Kabupaten Lombok Utara (KLU) dan Puskesmas Nipah. Sekitar pukul 15.30 WITA dilakukan penggalian kuburan itu. “Tidak lama setelah digali ditemukan kain putih yang berisikan janin manusia dalam kondisi sudah hancur diperkirakan berusia kurang lebih tujuh bulan dan janin tersebut dikubur kurang lebih sudah lima hari,” terangnya.

Setelah dilakukan koordinasi dengan Satreskrim dan Puskesmas Nipah, selanjutnya janin tersebut dibawa menuju RS Bhayangkara untuk dilakukan autopsi menggunakan kendaraan Patroli Polsek Pemenang. “Sekarang sudah dibawa untuk diautopsi,” jelasnya.

Kuburan janin pertama kali ditemukan Suaef yang hendak bersih-bersih di lahan milik almarhum pamannya. Saat sedang bersih-bersih dilihat gundukan tanah yang di atasnya ditanami sejumlah pohon. Suaef menduga itu adalah kuburan anak kecil. Kemudian Suaef menuju rumah bibinya yang tidak jauh dari lokasi. Bibinya tidak mengetahui tentang adanya gundukan tanah yang diduga kuburan anak kecil itu, kemudian Suaef menelepon Kadus Teluk Nara untuk memberitahukan kejadian tersebut. “Kami duga janin tersebut merupakan hasil dari aborsi, dan kami akan kembangkan,” tegasnya. (flo)