Komunitas Teh Rangkul Milenial

Cakra Virajati (ist for radarlombok.co.id)

MATARAM—Beberapa waktu belakangan ini apresiasi terhadap teh asli Indonesia semakin tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya edukasi yang diselenggarakan oleh berbagai pihak, dan munculnya komunitas teh. Salah satu komunitas yang sudah ada, yakni Acteavist, komunitas pecinta teh di kalangan milenial Indonesia.

Berdiri sejak Agustus 2019, komunitas ini berisi anak-anak muda dan milenial yang mulai suka mengkonsumsi teh Indonesia. Salah satu penggagas komunitas ini, Cakra Virajati mengatakan, bahwa komunitas ini dibentuk untuk merangkul mereka yang suka mulai minum teh Indonesia.

“Dari teman-teman itu, banyak dari mereka yang belum tau tentang teh. Jadi tujuannya adalah membantu mencarikan edukasi bagi mereka. Selain itu informasi tentang teh Indonesia maupun dimana saja kedai-kedai teh Indonesia kita share disana,” ungkap Cakra yang juga PNS di Kantor Perwakilan NTB di Jakarta ini, kepada radarlombok.co.id, Rabu (23/9/2020).

Selain itu, Acteavist dibentuk juga karena melihat kondisi perkebunan teh yang sudah banyak beralih fungsi, dan para petani yang dirasa masih jauh dari sejahtera. “Ketika pasar dan ekosistem teh di hilir, yakni para penikmat seduhan teh sudah terbantuk, maka otomatis nanti akan ada permintaan kepada mereka produsen atau brand yang di hulu. Harapannya, kesejahteraan petani teh pun ikut meningkat,” jelas Cakra.

Saat ini Acteavist aktif di Instagram yang sekarang sudah memiliki pengikut sebanyak 1600. Selain itu, Acteavist juga aktif di grup Whatsapp. “Jadi kami juga buat whatsapp grup untuk para member bisa saling berinteraksi. Tiap minggu kami juga berdiskusi secara online di whatsapp grup dengan topik yang berbeda sehingga grupnya aktif,” tambah Cakra yang juga dikenal sebagai tea mixologist ini.

Bagi mereka yang ingin bergabung di Whatsapp Grup juga bisa mengirimkan pesan melalui DM di instagram @acteavist, untuk selanjutnya dimasukkan dalam grup whatsapp.

Selama setahun berdiri, Acteavist telah mengajak membernya untuk berkeliling ke kebun-kebun teh di Indonesia, dan juga membuat Festival Teh Ngabuburit Online selama bulan Ramadhan yang lalu. Saat ini juga, acteavist bekerjasama dengan IDTEAFEST akan menyelenggarakan kompetisi Peracik Teh Indonesia 2020 secara online.

“Kami mencoba menyalurkan semangat teman-teman yang baru belajar di dunia teh, dengan menyelenggarakan kompetisi teh secara online pertama di Indonesia,” tegas Cakra seraya menambahkan Acteavist dan IDTEAFEST akan mencari peracik teh Indonesia terbaik di kategori independent dan local brand.

Kompetisi ini menawarkan hadiah total Rp 10 juta, dan tentu eksposure bagi para pemenang. Masing-masing kategori dibatasi kuotanya sebanyak 50 blend, serta pendaftaran paling lambat sampai tanggal 24 September 2020. “Untuk informasi lebih lanjut bisa buka akun instagram @acteavist dan @idteafest,” tutup Cakra. (gt)