Kemendag Kucur Rp 6 M Bangun Pasar Kuta Lombok Tengah

Ilustrasi Pasar
Ilustrasi Pasar

PRAYA – Pemkab Lombok Tengah mendapatkan kucuran dana Rp 6 miliar pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag). Dana tersebut diberikan kepada pemda  untuk pembangunan pasar Desa Kuta Kecamatan Pujut. Hal itu dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dalam rangka penunjang pembangunan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort di wilayah itu.

Hal itu diakui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Tengah, H Saman. Ia mengatakan, tahun 2018 ini pemerintah daerah mendapatkan suntikan anggaran untuk pembangunan pasar melalui dana tugas pembantuan (TP) dari pemerintah pusat. Pasar itu rencananya akan dibangun di wilayah Desa Kuta Kecamatan Pujut. “Anggara yang diberikan pemerintah pusat untuk pembangunan pasar itu Rp 6 miliar, hal itu untuk memajukan daerah kita. Makanya kami sudah menandatangani revisi RKAL sebagai tanda diberikanya kami dana yang akan kita gunakan untuk membangun pasar rakyat tersebut,” ungkap H Saman saat ditemui di kantornya, Kamis kemarin (22/3).

Dijelaskan juga, pembangunan pasar itu untuk mendukung pengembangan pariwisata di KEK Mandalika Resort. Selain itu juga, pasar ini untuk memenuhi kebutuhan hotel maupun restoran di sekitar kawasan itu. Sehingga, pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan memberikan anggaran untuk pembangunan pasar. “Pasar ini sama dengan pasar-pasar yang lain, karena memang pasar yang ada saat ini yang berada di bibir pantai akan direlokasi dan pasar yang akan kita buat ini juga nantinya sebagai penunjang kebutuhan hotel maupun restoran. Sehingga kedepan dari pihak hotel atau restoran di wilayah tersebut tidak perlu membeli ke lokasi yang jauh,” paparnya.

Saman menambahkan, dengan adanya pasar ini juga diharapkan ekonomi masyarakat di lingkar kawasan bisa lebih baik dan meningkat dari kondisi saat ini. Sehingga masyarakat tidak menjadi penonton dengan adanya pembangunan di kawasan tersebut. “Keberadaan pasar ini bisa menumbuhkan motivasi masyarakat dalam berusaha, dan bisa menjadi penopang kehidupan masyarakat khusus di lingkar kawasan untuk bisa meningkatkan tarap perekonomianya,” harapnya.

Lebih jauh disampaikan, dalam pelaksana pembangunan pasar ini, pihak dinas memastikan akan memulainya tahun 2018 ini di areal seluas 33 are dan saat ini masih dalam tahap proses perencanaan. “Lokasi pasar ini di wilayah Desa Kuta di samping tanah Polsek Kuta yang belum dibangun. Sebenarnya dari segi permintaan kita diminta menyiapkan lahan 50 are tapi karena lahan pemda hanya 33 are makanya di tempat itulah kita akan membangun,’’ katanya.

Ia sendiri mengaku, nantinya pasar yang dibangun tersebut tidak jauh berbeda dengan pasar lainya. Hanya saja pihaknya berencana untuk mengatur juga lokasi untuk dijadikan tempat menjual makanan atau segala khas dari asli Lombok. Mengingat dengan adanya KEK Mandalika nantinya maka dipastikan akan banyak para wisatawan yang akan berkunjung. “Jadi kalau secara umum sama dengan pasar lainya. Tapi kita usahakan juga nantinya ada lokasi yang bisa menjadi ciri khas yang bisa dijadikan sebagai sentra yang bisa menjadi buah tangan bagi para wisatawan,” tandasnya. (met)