Kecelakaan Tewaskan 6 Orang, Sopir Bus Serahkan Diri

OLAH TKP: Aparat kepolisian melakukan olah TKP di jalan raya lintas Poto Tano di Dusun Batu Guring, Desa Kokarlian, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sempat melarikan diri, Sopir Bus Surabaya Indah akhirnya menyerahkan diri ke kantor polisi. Sopir ini menyerahkan di ke Polres Sumbawa Barat pada Minggu sore (26/2).

“Iya, yang bersangkutan menyerahkan diri kemarin sore, sekitar pukul 17.00 WITA,” sebut Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin, Senin (27/2).

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir tersebut. Untuk status sopir itu sendiri, masih sebagai terperiksa belum menjadi tersangka. “Masih dilakukan pemeriksaan, belum penetapan tersangka,” katanya.

Untuk inisial sopir Bus Surabaya Indah ini sendiri, masih enggan untuk dibocorkan. Karena, masih dilakukan pemeriksaan. Diyakini, kasus tabrakan yang terjadi Jumat malam (24/2) sekitar pukul 21.30 WITA ini akan menjadi atensi untuk diselesaikan. “Saat ini kami masih melakukan pendalaman,” sebutnya.

Baca Juga :  Polda Dalami Senpi Letkol TNI Gadungan

Dalam kecelakaan yang melibatkan Mobil Travel Pancasari bernopol EA 7595 A dan Bus Surabaya Indah bernopol EA 7282 SB ini, mengakibatkan 6 orang meninggal dunia. Adapun 6 korban meninggal dunia seluruhnya dari penumpang Mobil Travel termasuk sopir. Mobil Travel ini berisi 14 orang, 6 meninggal, 4 luka berat dan 4 orang luka ringan. Sementara bus berisi 30 orang selamat.

Kecelakaan itu bermula dari Bus Surabaya Indah melintas dari arah Pelabuhan Poto Tano menuju Sumbawa, sementara Mobil Travel dari arah sebaliknya.

Baca Juga :  Pesta Sabu, Tiga Warga Kelayu Dibekuk

Bus bermaksud menyalip mobil yang ada di depannya, saat berada di tikungan Batu Guring. Akan tetapi sopir bus tersebut tidak melihat Mobil Travel yang melintas dari arah Sumbawa menuju Poto Tano sehingga terjadi tabrakan.

Diketahui, dalam kecelakaan maut ini, Ditlantas Polda NTB menerjunkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk membantu Satlantas Polres Kabupaten Sumbawa Barat melakukan olah TKP. Tim TAA terjun untuk memperoleh informasi kronologi, kondisi infrastruktur, teknis bahkan kondisi pengendara baik fisik maupun mental agar memperoleh hasil yang akurat pada penanganan kecelakaan. (cr-sid)

Komentar Anda