Inspiratif, Anggota Polisi Ini Bedah Rumah Warga dengan Biaya Sendiri

Aksi Sosial Brigadir Ilham Wahyu Bhabinkamtibmas Desa Puyung

Bedah Rumah Warga dengan Biaya Sendiri
BIAYA SENDIRI : Brigadir Ilham Wahyu berfose turut membantu mengerjakan rumah warga yang diperbaikinya dengan biaya sendiri. (Brigadir Ilham Wahyu For Radar Lombok)

Satu lagi anggota Polri yang mempunyai jiwa sosial tinggi. Ia adalah Brigadir Ilham Wahyu Babhinkamtibmas Desa Puyung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah (Loteng). Ia tidak segan-segan membantu warga kurang mampu walau harus mengeluarkan biaya dari  dana pribadi.

ALI MA’SHUM—PRAYA

Banyak kegiatan sosial yang bisa dilakukan oleh anggota kepolisian.  Ini sebagai implementasi program VI Quick Wins Polri yaitu sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik. Dari sekian banyak bentuk kegiatan sosial, Brigadir Wahyu memilih   merenovasi (bedah) rumah salah satu warga binaannya. Ia tergerak karena melihat rumah Inaq Nahar (60 tahun) dalam kondisi yang memprihantinkan. Ditambah lagi dengan anak dari Inaq Inah yang cacat. ‘’ Inaq Nahar itu sudah tua. Sedangkan anaknya cacat dari lahir. Rumahnya itu pakai bedek (dinding anyaman bambu) dan bocor sana sini kalau hujan. Kalau bukan kita siapa lagi yang akan menolong,’’ ujar lelaki yang akrab dipanggil Ilham ini Selasa kemarin (21/11).

BACA JUGA :  Mengenal Guru Tahfidz Berprestasi Ponpes Darul Iman

Jiwa sosialnya sungguh tinggi. Meskipun berpangkat Bripka. Ia rela memperbaiki rumah Inaq Inah dengan biaya sendiri. Biaya itu didapatkan  dengan menyisihkan gaji perbulannya sebagai anggota polisi. Ia mengaku jika biaya yang diperlukan untuk memperbaiki rumah Inaq Nahar cukup banyak. Namun itu tak menyurutkan niatnya. ‘’ Memang ini awalnya dari biaya sendiri dengan menyisihkan gaji saya,’’ kata pria kelahiran tahun 1998 itu.

Untuk memperbaiki rumah Inaq Nahar, pihaknya sudah beberapa kali mengajukan kepada pemerintah untuk dilakukan bedah rumah. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. ‘’ Sudah beberapa kali kita ajukan tapi tidak tembus juga. Hati saya semakin tersentuh untuk membantu Inaq Nahar untuk membangunkan  dia rumah,’’ ungkapnya.

Setelah itu, ia mencoba kegiatan lainnya yaitu dengan membentuk 4 pilar keamanan Desa Puyung. Terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP dan Badan Keamanan Desa (BKD) Desa Puyung. Empat pilar ini digerakkan untuk membantu menggalang dana dari warga Puyung. ‘’ Itu yang saya libatkan untuk membantu. Saya mengucapkan terima kasih kepada Babhinsa, Pol PP dan BKD serta donatur yang sudah membantu saya membangun rumah ini,’’ terangnya.

Ia mengaku total biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 8 juta. Dengan modal nekat, ia memutuskan untuk terus membantu Inaq Nahar. Bahkan ia sampai berhutang  kepada pemilik toko material. Saat ini, rumah Inaq Nahar baru 80 persen diperbaiki. ‘’ Saya modal dipercaya saja sama toko material. Dihutang dulu bahannya, pas ada rezeki baru kita tutup dengan cara dicicil. Ini modal nekat dan kasihan dengan Inaq Nahar,’’ jelasnya.

BACA JUGA :  Kiprah Suharni, Aktivis yang Getol Memperjuangkan Nasib Perempuan KLU

Rumah Inaq Nahar disebutnya rumah yang pertama ia renovasi. Kedepanya, ia akan mencoba untuk memperbaiki rumah warga lainnya. Walaupun sulit, ia mengaku akan terus berupaya. ‘’ Semoga kita diberikan kesehatan dan panjang umur dan dimurahkan rezeki supaya bisa menjalankan bedah rumah kepada warga binaan yang memang benar-benar membutuhkan,’’ terangnya.

Brigadir Ilham Wahyu juga mengaku tidak mengharapkan sesuatu dari giat sosialnya ini. Namun ia  berharap dengan kegiatan yang dilakukan ini bisa dijadikan inspirasi oleh masyarakat luas. ‘’ Supaya ini bisa menjadi contoh buat masyarakat binaan saya yang kehidupannya bisa dibilang berkecukupan . Semoga mereka bisa memperhatikan tetangganya atau keluarganya yang keadaannya memang membutuhkan perhatian,’’ terang lelaki kelahiran Desa Sintung Kecamatan Pringgarata ini.(*)