Elemen Warga Dukung Lalu Sajim

Elemen Warga Dukung Lalu Sajim
DEKLARASI : Deklarasi dukungan ke HL. Sajim Sastrawan untuk maju di Pilkada Lobar 2018 di Desa Kebun Ayu Kecamatan Gerung. (IST FOR RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG – H. Lalu Sajim Sastrawan terus menggalang dukungan untuk maju menjadi calon Bupati Lombok Barat pada Pilkada 2018 mendatang. Sajim mendapat dukungan dari elemen warga di Desa Kebun Ayu Kecamatan Gerung. Sajim bersilaturahmi dengan warga setempat, Sabtu (25/3) tepatnya di Dusun Penarukan Daye Desa Kebun Ayu. Mantan Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB itu bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat setempat. “ Kami siap mendukung dan memilih Miq Sajim pada Pilkada nanti,” ungkap salah seorang warga.

Dalam pertemuan itu, diadakan diskusi. Masyarakat setempat mengeluhkan minimnya perhatian Pemkab Lobar dari sisi infrastruktur jalan. Misalnya saja akses jalan dari Jembatan Gantung menuju desa terkait rusak parah berlubang di mana-mana. Seperti disampaikan tokoh seni H. Lalu Nasib AR yang hadir pada kesempatan itu mengkritik seolah-olah Pemkab Lobar saat ini tak punya kebijakan bagaimana membangun Gerung. “Dimana-mana jalan rusak, jalan gelap gulita,” kritiknya.

[postingan number=5 tag=”pilkada”]

Menurutnya sebagai barometer ibu kota, Gerung seharusnya ditata supaya mencerminkan kota. Ia juga mengaku prihatin dengan banyaknya oknum pejabat yang berurusan dengan hukum lantaran korupsi. Ia berharap agar pada masa mendatang hal ini menjadi perhatian khususnya masyarakat dalam memilih pemimpin.

Sajim sendiri dalam kesempatan tersebut menyampaikan keinginannya maju pada pilkada nanti.

Sajim pertama kali mendeklarasikan diri maju pada Pilkada di desa ini. “Baru pertama kali di Desa Kebon Ayu ini saya sampaikan mencalonkan diri maju pada Pilkada,” jelas Sajim.

Menurutnya, penyelenggaraan pemerintahan di Lobar masih tertinggal. Selaku orang yang pernah bertugas di Lobar sebagai Kades, Sekcam, Camat hingga jabatan lain diakuinya, Lobar jauh tertinggal dari daerah lain dibandingkan 17 tahun silam. Kondisi ini disebabkan karena daerah ini selalu disibukkan dengan persoalan-persoalan yang semestinya tidak terjadi. Kenapa demikian? menurut mantan Camat Sekotong ini sebagai indikasinya selama penyelenggaraan pemerintahan, pemerintah kurang memberikan perhatian ke masyarakat baik terkait penyelenggaraan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.

Mantan Staf Ahli Gubernur ini lagi-lagi mengilas balik 17 tahun lalu bagaimana Lobar sebagai barometer NTB, namun saat ini kondisinya jauh berbeda bahwa Lobar selalu diurutan buncit terkait beberapa aspek. Karena itulah visi dan misi besarnya bagaimana kondisi kejayaan Lobar belasan tahun lalu bisa diraih kembali oleh Lobar. Sajim menyampaikan visi misinya pada pilkada nanti, bagaimana Lobar menjadi barometer di NTB atau mengembalikan kembali marwah Lobar. (zul)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid