DPRD Lobar Terima Kunker 4 Daerah Sekaligus

KUNKER : Anggota DPRD dari empat daerah datang ke Lombok Barat dalam rangka Kunker secara bersamaan kemarin (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG– DPRD Lombok Barat menerima kunjungan kerja DPRD dari empat daerah sekaligus kemarin. Total anggota dewan luar daerah yang datang mencapai 117 orang. Mereka datang belajar tentang pariwisata, lingkungan dan infrastruktur Lombok Barat.

Yang datang kunker masing-masing DPRD Kabupaten Bangka, DPRD Kota Surakarta, DPRD Kabupaten Seragen dan DPRD Jembrana. Mereka digabung sekaligus di ruang sidang paripurna.

Mereka diterima oleh Wakil Ketua I DPRD Lobar Multazam sekitar pukul 11.20 Wita. Masing-masing daerah diberikan kesempatan menyampaikan maksud kedatangan. Mereka adalah Ketua DPRD Kabupaten Bangka Parulian, Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta Abdul Ghofar Ismail, Wakil Ketua Kabupaten Sragen H. Harianto dan Wakil Ketua DPRD Jembrana I KD Dharma Susila.

Multazam menjawab pertanyaan-pertanyaan para tamu. Hadir juga pada kesempatan ini anggota Komisi II Ahmad Zainuri dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lobar I Made Arthadana.

[postingan number=3 tag=”lobar”]

Sayang, suasana pertemuan di ruang utama dewan Lombok Barat tidak tertib. Banyak peserta terlihat berbicara satu sama lain. Ada juga yang sambil main HP dan merokok

Jawaban yang diberikan anggota DPRD Lombok Barat Zainuri juga banyak yang tidak sesuai fakta. Misalnya, ia menyampaikan bahwa di Lombok Barat semua sampahnya diolah menjadi uang. Sampah yang bisa diolah menjadi pupuk dikerjasamakan dengan Dinas Pertanian Lobar. Kemudian hasilnya diberikan ke petani. Sementara sampah kertas diolah dan dijual ke Surabaya. “Jadi semua sampah di Lombok Barat kita jadikan uang,” ungkapnya.

Faktanya sendiri seperti diakui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lobar Lalu Surapati beberapa waktu lalu, sampah di Lobar membuat pihaknya kewalahan. Karena jumlah armada dan personel terbatas. Sehingga tidak dipungkiri masih banyak tempat di Lobar yang dipenuhi sampah dan belum bisa tertangani maksimal.

Pertemuan sendiri ditutup setelah Multazam mengatakan akan ada rapat pembahasan Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) di DPRD Lobar. Sehingga praktis kurang dari satu jam penyambutan atau kunjungan kerja para anggota dewan dari luar daerah ini dilakukan di DPRD Lobar. “Saya kira kita cukupkan acara ini, karena kita akan melaksanakan pembahasan LKPJ,” tandas Multazam menutup pertemuan (zul)