Dosen UBG Perkenalkan Program Digitalisasi Informasi

Desain sitem digital informasi yang dihadirkan dosen dan mahasiswa UBG dalam mendukung desa wisata Desa Langko. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Universitas Bumi Gora (UBG) melaksanakan Tri Dharma perguruan tinggi. Dalam Tri Dharma tersebut, salah satunya adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung di Desa Langko,Kecamatan Lingsar,Kabupaten Lombok Barat.

Tim dosen UBG yang melakukan pengabdian itu, diantaranya I Nyoman Yoga Sumadewa, Anthony Anggrawan, Lilik Widyawati, Christofer Satria, Muhammad Rosikhu. “Intinya pengabdian yang kita lakukan ini untuk menciptakan dan memperkenalkan program digitalisasi informasi (sign system),” kata Kaprodi Ilmu Komunikasi Lilik Widyawati.

Dikatakannya, Desa Langko dipilih sebagai mitra karena, desa ini telah bekerja sama dengan UBG. Karena itu dosen dan mahasiswa UBG mempunyai tanggugjawab untuk memajukan desa mitra.

Dipaparkannya, Desa Langko saat ini dikenal sebagai desa wisata. Adapun beberapa tempat wisata yang dijadikan unggulan, diantaranya wisata Air terjun Aiq Kelep, wisata berkuda dengan keunggulan ini tentunya mempunyai daya tarik tersendiri. Namun harus disentuh oleh publikasi, sehingga dilakukanlah program digitalisasi informasi (sign system). “Makanya ini bentuk pengabdian yang kita lakukan dengan memperkenalkan program digitalisasi, sehingga sektor pariwisata dapat membantu perekonomian masyarakat setempat,” harapnya.

Ketua PKM I Nyoman Yoga Sumadewa menambahkan informasi terkait wisata di Desa Langko tersebut selama ini sangat minim, sehingga dibutuhkan sebuah Sign System. Sign System yang diperkenalkan oleh dosen UBG merupakan seni desain untuk membantu digitalisasi informasi, sehingga dapat membantu wisatawan untuk mendapatkan sebuah informasi, baik itu sebagai petunjuk arah bahkan sebagai iimbauan di area wisata Desa Langko. “Melalui PKM ini kami telah memperkenalkan sebuah Sign System dan memberikan pelatihan teknis untuk menunjang pariwisata yang ada di Desa Langko,” ujarnya.

Menurutnya, hasil dari PKM yang dilakukan ini ada beberapa lokasi wisata di Desa Langko yang sudah terakses dalam Sign System, mulai dari Wayfinding Sign, Comercial Sign dan Safety Sign.

Sementara itu, Kepala Desa Langko Mawardi menyambut baik dengan adanya program kerja sama dan pendampingan yang dilakuan dosen dan mahasiswa UBG.
“Kami berharap program ini dapat diaplikasikan di Desa Langko, sehingga mempermudah wisatawan untuk mengenal destinasi yang ada di Desa Langko,” katanya. (adi)