Doktor Kedo Klaim Didukung Delapan Daerah

Abdul Kadir
Abdul Kadir.( ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

Pemilihan Ketua PGRI NTB Periode 2019 -2024

MATARAM –Salah satu kandidat calon Ketua PGRI NTB Dr  Abdul Kadir mengaku siap berkompetisi pada gelaran lima tahunan dalam Konferensi XXI Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) NTB yang akan digelar 12-13 Oktober, Sabtu-Minggu.  Sejumlah bakal calon akan bersaing memperebutkan suara ratusan pemilih se-NTB.

“Saya sudah mengantongi rekomendasi dari delapan pengurus kabupaten/kota se NTB,” kata Abdul Kadir, kemarin.

Pria yang akrab disapa doktor Kedo ini mengaku sejauh ini terus melakukan upaya lobi dan komunikasi dengan para pengurus di daerah. Pendekatan emosional dan berbagai pendekatan lainnya terus dilakukan sebagai upaya meraih simpati dan dukungan dari pemilik suara pada Konferensi PGRI NTB di akhir Oktober mendatang. 

Menurut Kedo, terdapat sejumlah visi pendidikan yang ditawarkan untuk memajukan PGRI sebagai organisasi profesi guru di NTB. Diantaranya, visi tersebut wajib dilaksanakan jika terpilih sebagai Ketua PGRI periode 2019 – 2024. Bahkan, siapapun yang terpilih haruslah bertanggungjawab melaksanakan visi terabut.

Diantaranya, keanggotaan PGRI harus benar benar ril by name by adres, kedua keuangan PGRI harus jelas siapa yang bayar iuran dan tidak, harus jelas sehingga bisa tahu sejauhmana kekuatan sebagai organisasi. Selanjutnya, kepemimpinan organisasi.

“PGRI harus dipimpin oleh orang yang paham organisasi di semua jenjang kepemimpinan. Baik tingkat provinsi, kabupaten, cabang, dan ranting,” pungkasnya. (adi)