Diumumkan Hari Ini, 363 Pelamar CPNS Lombok Utara TMS

Bila Anda lulus maka keterangan seperti ini akan muncul di akun SSCN.

TANJUNG–Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) mengumumkan hasil seleksi administrasi CPNS, hari ini (21/12/2019).

Sebanyak 6.110 pelamar CPNS bisa mengecek apakah lulus memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS) melalui situs SSCN atau melalui soft file yang di-upload BKD PSDM KLU. Verifikasi diklaim sudah dilakukan secara cermat dan berhati-hati. Bahkan setelah diverifikasi kembali dilakukan supervisi. “Kita sudah selesai verifikasi dan sudah kita tentukan yang TMS dan MS. Tapi, baru kita uploud besok (hari ini) pagi per tanggal 21 Desember,” ungkap Kabid PSDM BKD-PSDM KLU, Datu Aryaniata kepada Radar Lombok, Jumat (20/12).

Dari hasil verifikasi, diketahui ada 363 orang yang TMS. Sementara yang MS 5.747 orang. Peserta yang TMS ada beberapa penyebab. Di antaranya surat lamaran salah; tidak melampirkan surat lamaran; ijazah yang di-scan tidak asli tetapi fotokopi; tidak melampirkan surat tanda register (STR) untuk perawat, ada yang melampirkan namun tidak berlaku, dan beberapa syarat administrasi lainnya. “Yang TMS otomatis tidak bisa mengikuti tahapan berikutnya,” jelasnya.

Bagi yang merasa sudah melengkapi persyaratan dengan benar namun TMS, diberikan waktu tiga hari masa sanggah setelah pengumuman. Sanggahan bisa melalui akun pendaftaran SSCN masing-masing. “Jika pelamar menganggap kami (panitia) ada kesalahan bisa menggunakan masa sanggah itu, tapi kalau sudah keliru dari pelamar maka tidak bisa diproses. Kalau kami dianggap salah kami siap membuka berkas verifikasi,” imbuhnya.

Untuk pencetakan Kartu Peserta Ujian CPNS 2019 belum dapat dilakukan, peserta diharapkan login kembali saat masa sanggah dan verifikasi sanggah berakhir untuk pencetakan.

Kemudian tinggal menunggu informasi panitia, kapan diadakan seleksi kompetensi dasar (SKD). “Yang MS tinggal menunggu informasi SKD, nanti kita kabari,” terangnya.

Seperti diketahui, total ada 6.110 pelamar, terdiri dari 3.922 orang di formasi tenaga pendidik, 899 orang di formasi tenaga kesehatan, dan 1.289 orang di tenaga teknis. Sementara total fomasi CPNS yang tersedia yakni 237, terdiri dari 156 tenaga pendidik, 60 tenaga kesehatan, dan 21 tenaga teknis. (flo)