Demokrat Bertekad Pertahankan Dua Kursi Dapil VI

Indra Jaya Usman(AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Dari 11 kursi yang tersedia di daerah pemilihan (Dapil) VI (Bima, Dompu dan Kota Bima) untuk DPRD NTB, Demokrat menjadi satu-satunya parpol yang meraih 2 kursi. Kursi itu diisi HA Rahman Abidin (mantan Wakil Wali Kota Bima) dan Abdul Rauf.
Dalam hal ini, Demokrat bertekad mempertahankan raihan 2 kursi itu. “Dengan komposisi bacaleg di dapil VI, kami optimis bisa mempertahankan 2 kursi,” kata Ketua DPD Demokrat NTB Indra Jaya Usman, kemarin.

Ia menilai sah-sah saja bila partai lain membidik kursi yang diperoleh Demokrat saat ini di dapil VI. Tetapi pihaknya juga tidak tinggal diam dengan menyiapkan strategi khusus pemenangan. “Dan khusus dapil VI tentu Demokrat sangat siap mempertahankan 2 kursi yang sudah dimiliki di pileg lalu,” ucap Anggota DPRD Lombok Barat ini.

Diketahui, sejumlah parpol menilai, bahwa Demokrat akan kesulitan mempertahankan dominasinya karena persaingan komposisi bacaleg di setiap partai sangat kompetitif.

Baca Juga :  IKS Dorong Gubernur Zulkieflimansyah Maju Periode Kedua

Apalagi, HA Rahman Abidin sebagai pengumpul utama elektoral partai dengan suara 25.743 suara pada Pileg 2019 itu, diprediksi sulit kembali meraih suara fantastis. Mengingat keinginannya untuk ikut di Pilkada Kota Bima 2024 yang diyakini bakal memengaruhi totalitasnya mengumpulkan suara di Pileg 2024.

Terkait hal tersebut, Indra pernah menyampaikan bahwa kader yang ingin tampil di Pilkada Serentak 2024, wajib tetap maju di Pileg 2024. “Kader yang mau maju di pilkada, maka pembuktian di pileg terlebih dahulu. Itu juga sebagai bentuk loyalitas pada instruksi partai dalam membantu pemenangan,” terangnya.

Menurutnya, kader yang maju di pilkada diuntungkan dengan ikut berlaga di pileg. Lantaran jarak pemilu dan pilkada relatif berdekatan yang memudahkan kader menjaga elektoralnya. “Kalau hasilnya di pileg bagus, maka berpotensi bagus juga di pilkada, karena masyarakat pemilih masih mengingat dengan baik figur,” jelasnya.

Baca Juga :  Gilirian Suhaili yang Masuk Radar NasDem

Demikian pula dari sisi logistik, dia memperkirakan pengeluaran kader yang bertarung di pileg dan pilkada tidak jauh beda. “Sosialisasinya sudah dimulai saat pileg tinggal dioptimalkan saat pilkada,” ungkapnya.
Dia menegaskan, partai juga akan mengutamakan kader yang berhasil mengamankan kursi legislatif untuk maju dalam Pilkada Serentak 2024. “Tentu sebagai kader partai yang telah berjuang akan diprioritaskan,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPW PKB NTB Akhdiansyah mengaku PKB menargetkan untuk bisa merebut salah satu kursi Demokrat di dapil VI. “Dari 11 bacaleg di dapil VI, hitung-hitungan kita ada 7 atau 8 bacaleg itu berpotensi meraih suara di atas 5 ribu,” lugasnya. (yan)

Komentar Anda