Clear, Isvie Kembali Pimpin DPRD NTB

MATARAM—Sempat terjadi dinamika di tubuh internal Partai Golkar, terkait perebutan posisi Ketua DPRD NTB. Namun kini semua telah usai, ketika pihak DPP Golkar mengeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk Ketua DPRD NTB periode 2019-2024 atas nama Hj Baiq Isvie Ruvaeda, yang dipercaya kembali memimpin lembaga wakil rakyat tersebut.

“Alhamdulillah, DPP Golkar kembali memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengemban amanah memimpin DPRD NTB. SK sudah keluar, dan saya juga sudah melihat SK itu,” tegas Isvie, panggilan akrabnya, saat dikonfirmasi radarlombok.co.id, Selasa (17/9/2019).

Isvie saat ini merupakan Ketua DPRD NTB sementara. Sebelumnya, Isvie juga memiliki pengalaman selama tiga tahun memimpin lembaga politik tersebut.

Kepercayaan DPP Golkar tidak terlepas dari pengalaman yang pernah diemban oleh politisi senior Partai Golkar NTB ini. Apalagi Isvie, sejak menjabat Ketua DPRD NTB, terbilang banyak torehan prestasi dan terobosan baru yang telah dilakukan. Terutama dalam hal memperbaiki citra dan kehormatan DPRD NTB.

“Sekarang SK di Pak Ketum. Insya Allah hari Kamis atau Jumat, sudah ada surat masuk ke Sekretariat (Dewan NTB). Tapi kita serahkan kepada Pak Ketua, kita tidak mau mendahulukan. Namun yang jelas secepatnya,” terang politisi dari daerah pemilihan (Dapil) NTB III ini.

Isvie merupakan perempuan pertama yang pernah menjadi Ketua DPRD NTB, dan saat ini Isvie adalah satu-satunya perempuan dari 65 anggota DPRD NTB terpilih. Dalam Pemilu serentak tahun 2019, Isvie berhasil meraih suara sebanyak, 18.634 suara, dibandingkan kedua koleganya yang juga digadang-gadang masuk menjadi Ketua DPRD NTB.

Saingan Isvie dalam merebut jabatan Ketua DPRD NTB, yakni Misbah Mulyadi dan Lalu Satriawandi. Namun DPP menilai Isvie jauh lebih baik dibandingkan kedua saingannya. Hal itu terlihat pula dalam perolehan suara Pileg, Misbah Mulyadi hanya mendapatkan 7.593 suara, sementara Lalu Satriawandi hanya 16.162 suara.

Atas percayaan yang diberikan, Isvie bertekad akan memberikan kontribusi yang lebih baik lagi, dalam menyuarakan aspirasi rakyat untuk NTB. (sal)