Aparat Gabungan TNI -Polri Kawal Ketat Kantor Bawaslu NTB

KAWAL : Aparat kepolisian Polresta Mataram melakukan pengawalan di kantor Bawaslu NTB jelang Putusan sengketa Pilkada Sumbawa, Senin (11/1).(Faisal Haris/radarlombok.co.id)

MATARAM – Aparat gabungan TNI-Polri kawal ketat kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB. Pengawalan dilakukan jelang pembacaan putuan gugatan pasangan calon (paslon) Jarot-Mohklis dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sumbawa.

Sejumlah aparat berjaga-jaga di sekitar kantor Bawaslu NTB yang berada di jalan Udayana Kota Mataram.

Sidang putusan yang digelar hari ini, Senin (11/1) dijadwalkan sekitar pukul 11:00 Wita untuk membacakan putusan sengketa gugatan yang diajukan paslon nomor urut 5 Jarot-Mohklis dengan termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa. Tapi hingga saat ini sidang belum dimulai. “Ya kita masih melakukan persiapan,”ujar anggota Bawaslu yang engan mau disebut namanya.

Gugatan dilayangkan paslon Jarot-Mohklis atas hasil dari pleno rekapitulasi hasil Pilkada yang sudah ditetapkan KPU Sumbawa.

Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik menyebut jumlah personil yang dikerahkan dalam pengamanan sebanyak 175 orang, yang terdiri dari personil Polda NTB sebanyak 50 personil, Sat Brimob Polda NTB sebanyak 37 orag, Polresta Mataram, 53 orang dan dari TNI sebanyak 35 orang.

“Ini data secara keseluruhan personil yang melaksanakan pengamanan di Bawaslu. Khusus di kantor Bawaslu sebanyak 125 orang. Personil lainnya memantau di luarr kantor,” terangnya.

Sebelumnya, Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi turun langsung ke kantor Bawaslu Provinsi NTB bersama jajarannya untuk mengecek kesiapan Bawaslu Provinsi NTB pada Sabtu (9/1/) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mataram, Kombes Pol Heri Wahyudi menyampaikan, kedatangannya ini untuk pengecekan lokasi  pembacaan sidang putusan gugatan TMS Pilkada Kabupaten Sumbawa.

¬†“Kedatangan kami untuk pengecekan lokasi pembacaan putusan di Kantor Bawaslu Provinsi NTB,”ungkapnya.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi NTB, karena sidang dilaksanakan di Kota Mataram. Polresta Mataram dipastikan menurunkan sejumlah personilnya untuk kelancaran sidang dengan agenda pembacaan putusan tersebut.

” Kami juga sudah berkoordinasi tadi dengan Bawaslu, karena kan sidang putusannya hari Senin nanti,” ujarnya.

Setelah melakukan pengecekan, Kombes Pol Heri Wahyudi berharap sidang pembacaan putusan gugatan pelanggaran administratif yang bersifat TMS Pilkada Sumbawa berjalan aman dan lancar.

” Kita berharap semuanya lancar,”harap Kombes Pol Heri didampingi Kabag Ops Polresta Mataram, Kompol Taufik. (Sal).