62 KK Terendam Banjir di Desa Buwun Mas

TERENDAM: Pemukiman warga di Dusun Sap Baru Desa Buwun Mas terendam banjir, Rabu (11/10). (IST/RADAR LOMBOK)

GIRI MENANG– Kerusakan hutan yang parah di Lombok Barat menyebabkan ancaman banjir dan tanah longsor makin sering. Sehari sebelumnya banjir menerjang kawasan wisata Senggigi. Selain karena buruknya drainase, kuat dugaan banjir terjadi karena tidak adanya hutan resapan di sekitar kawasan wisata ini. Bukit-bukit di Senggigi penuh oleh bangunan vila. Kemarin, giliran Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong yang diterjang banjir. Masifnya perusakan hutan saat booming tambang Sekotong beberapa tahun lalu membuat daerah-daerah di Sekotong rawan diterjang banjir.

Hujan deras yang terjadi siang hari kemarin membuat terjadinya banjir. Berdasarkan informasi Kadus di Desa Buwun Mas, banjir melanda wilayah Buwun Mas,  tepatnya Dusun Sap Baru.” Banjir di Desa Buwun Mas Dusun Sap Baru akibat hujan lebat,” ungkap Kadus Sap Baru, HM. Sukiman kepada wartawan kemarin.

Banjir merendam puluhan rumah dan juga merendam  area pertanian yang sudah ditanami padi. Areal pertanian yang terendam sekitar tiga hektar.”Sampai saat ini masih terjadi hujan ringan belum ada informasi warga yang mengungsi belum ada,” ungkapnya.

Camat Sekotong, Lalu Pardita, membenarkan adanya banjir di Dusun Sap Baru. Namun katanya, banjir tidak berlangsung lama karena  satelah hujan benar-benar reda, air pun surut sekitar pukul 18.30 Wita. “ Kawasan itu memang langganan setiap tahun,” ungkapnya saat dikonfirmasi kemarin.

Dijelaskannya, posisi rumah warga berada di  lahan yang lebih rendah dari badan jalan sehingga air yang dari jalan menyasar rumah warga. Belum lagi kiriman air dari atas bukit atau gunung yang bermuara di pemukiman warga.”Jadi ketika hujan lebat, debit air tinggi, tidak bisa ditampung oleh gorong-gorong yang sudah ada,” jelasnya.

Kondisi gorong-gorong juga tidak berfungsi dengan baik, dan besarannya juga tidak merata.Semakin ke bibir pantai ukuran gorong-gorong semakin kecil.”Ukuran gorong-gorong tidak sama di hulu dan hilir, ini yang harus diperbaiki,” ungkapnya.

Dalam rapat antisipasi bencana, ia sudah menyampaikan agar dilakukan perbaikan gorong-gorong tersebut.”Tadi sudah saya sampaikan, tahun depan akan dilakukan perbaikan gorong-gorong,” ungkapnya.(ami)