40 UMKM akan Dapat Bantuan Kemenkop

UMKM: Kementerian Koperasi kembali akan menggelontorkan bantuan untuk UMKM. Hanya saja kali ini terbatas hanya untuk 40 UMKM saja. (ALI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Bantuan untuk pelaku UMKM tahun ini seperti mengalir deras. Belum usai pendaftaran tahap kedua penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Kini bantuan selanjutnya datang lagi. Hanya saja UMKM penerima bantuan terbaru dari pemerintah pusat ini jumlahnya sangat minim, yakni untuk 40 UMKM di Kota Mataram.

“Iya ada jenis bantuan lagi. Tapi sedikit sekali untuk 40 UMKM di Kota Mataram. Ini bantuannya dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) juga,’’ ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Mataram, I Gusti Ayu Yuliani di Mataram, kemarin (8/6).

Perihal bantuan tersebut baru sebatas diumumkan oleh kementerian. Sementara untuk sistem dan besaran ataupun bentuk bantuan yang diterima. Dinas koperasi belum mengetahuinya lebih jelas. “Kita tunggu dulu penjelasan dari Kementerian Koperasi sistem dan besaran bantuannya seperti apa. Baru nanti kita umumkan ke UMKM,” katanya.

Berikutnya perihal klasifikasi UMKM yang menerima bantuan ini. Yuli mengatakan masih belum dijelaskan lebih rinci. Karena hanya disebutkan untuk UMKM terdampak. Pengertian terdampak yang dimaksudkan kementerian masih belum jelas. “Ini harus jelas terdampak apa. Kita kan harus tanya, terdampak gempa juga bisa. Lalu terdampak krisis ataupun covid juga bisa. Pokoknya UMKM yang terdampak disebutnya seperti itu,” terangnya.

Baca Juga :  Rp 22,3 M Kerugian Daerah Belum Kembali

Kini informasi lebih lanjut ditunggu oleh seluruh daerah. Karena bantuan tersebut diperuntukkan untuk UMKM se-Indonesia. Adapun yang paling ditunggu adalah besaran bantuan yang diterima 40 UMKM tersebut. “Nah itu belum jelas. Ini kita mau sosialisasi dulu. Baru kita berani kasi informasi. Saya besok berangkat ke Jakarta. Nanti disosialisasikan oleh kementerian dulu. Baru hari Jumat bisa kita informasikan hasilnya pulang saya dari Jakarta,” jelasnya.

Karena penerima bantuan hanya 40 UMKM. Tentunya bisa menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Terutama tentang penunjukan UMKM yang akan menerima bantuan. Dikhawatirkan akan ada protes dari UMKM lainnya yang tidak menerima bantuan. Karena merasa sesama UMKM diartikan bisa menerima bantuan.

Baca Juga :  Jadi Temuan Ombudsman, Mantan Kepala Kemenag Lotim Kembalikan Dana Zakat Rp 572 Juta

Untuk itu, Dinas Koperasi mengaku perlu ekstra hati-hati dalam menentukan UMKM yang menerima bantuan. “Saya ini bisa susah kalau cuma 40. Kan UMKM saya ribuan. Makanya itu yang mau saya bicarakan. Kalau bisa ya penerima bantuan kita diperbanyak. Memang se-Indonesia itu hanya 1.300 UMKM. Pemikiran saya itu anggarannya cukup banyak. Makanya sedikit sekali yang didapatkan. Mungkin lebih 2 juta yang didapatkan. Cukup bingung kita mana yang diprioritaskan. Saya jaga jangan dibilang tebang pilih. Tapi mungkin ada persyaratan yang sangat ketat. Nanti kita tunggu penjelasannya,” jelasnya.

Asisten II Setda Kota Mataram, H Mahmudin Tura mengatakan, untuk 40 UMKM tersebut masih menunggu penjelasan dari kementerian koperasi. “Nanti kan kepala dinas koperasi akan ke Jakarta menanyakan  itu. Kita tunggu laporannya setelah pulang,” katanya. (gal)