4 Pengunjung dan Karyawan Positif Konsumsi Narkotika

OPERASI : Suasana pelaksanaan operasi penyalahguna narkotika yang digelar di beberapa tempat hiburan dikawasan Senggigi, Jumat dini hari kemarin (30/12) (Ali Ma'shum/Radar Lombok)

MATARAM—Tim gabungan Ditresnarkoba Polda NTB dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB menggelar operasi gabungan penyalahgunaan narkotika  dengan menyasar beberapa tempat hiburan di daerah Senggigi Kamis malam (29/12) sampai Jumat dini hari (30/12).

Hasilnya, empat orang hasil tes urinenya positif mengandung narkotika jenis sabu. " Ada empat orang yang hasil tes urinenya positif mengandung narkotika. Tapi secara keseluruhan ada lima orang yang kita amankan, satunya itu karena mengaku tidak mengeluarkan urinenya pada saat tes," ujar Kasubdit II Ditresnarkoba Polda NTB AKBP I Komang Satra saat memberikan keterangan  Jumat  kemarin (30/11).

Pelaksanaan operasi dimulai sekitar pukul 23.00 Wita dengan membagi personel menjadi dua tim. Tim pertama  mendatangi  Stars Cafe Senggigi. Di tempat ini seluruh barang bawaan pengunjung dan  Partner Song (PS) digeledah. Selain itu juga dilakukan tes urine terhadap semua yang ada di tempat hiburan ini. " Di Stars Cafe ini kita tidak ada yang positif. Barang bukti juga tidak ada," katanya.

Petugas juga mendatangi Citra Club Pub and Karoke. Setelah sampai, petugas langsung menggeledah barang bawaan pengunjung. Tak ketinggalan, semua  perempuan pemandu lagu yang ada di tempat ini lakukan tes urine oleh petugas. " Di tempat ini juga hasilnya nihil," ungkapnya.

Selanjutnya tim bergerak menuju Cafe  Blue Safir. Sama dengan tempat hiburan sebelumnya, seluruh pengunjung dan PS di tempat ini dilakukan tes urine oleh petugas. Bahkan pegawai tempat hiburan ini ikut dilakukan tes urine. Hasilnya satu orang karyawan berinisial SP warga Melase hasil urinenya positif mengandung narkotika. Selain itu, seorang tata rias PS berinisial AR juga hasil tes urinenya positif mengandung narkotika. " Di tempat ini ada dua orang yang hasil tes urinenya positif mengandung narkotika," jelasnya.

BACA JUGA :  38 Orang Diringkus karena Narkotika

Petugas juga mengamankan suami dari AR berinisial SM. Ia terpaksa ikut dibawa ke Mapolda NTB karena mengaku tidak bisa melaksanakan tes urine. " Istrinya juga mengaku bersama-sama menggunakan narkotika. Itu informasi dari istrinya. Dia juga tidak bisa melaksanakan tes urine. Makanya ikut kita bawa," jelasnya.

Sementara itu, tim dua melakukan operasi di Metzo Cafe. Hasilnya, salah seorang pengunjung berinisial BD,39 tahun hasil tes urinenya positif mengandung narkotika. Selanjutnya, tim melanjutkan operasi di Mekar Cafe Senggigi. Sama dengan tempat sebelumnya, seluruh pengunjung dan PS dan pegawai di tempat ini digeledah dan dilakukan tes urine oleh petugas. Hasilnya salah satu pengunjung perempuan benisial AC,37 tahun warga Sikur Lombok Timur hasil tes urinenya positif mengandung narkotika. " Terhadap yang positif ini akan kita koordinasikan dengan BNNP NTB," ujar Kasubdit III Ditresnarkoba Polda NTB AKBP Anak Agung Gede Agung.

Kabid Pemberantasan BNNP NTB AKBP Denny Priadi mengatakan operasi bersama dengan Polda NTB itu serentak  di seluruh Indonesia. Operasi yang disebut cipta kondisi dilakukan menjelang tahun baru 2017.  Bagi yang kedapatan mengkonsumsi  narkotika, akan dilakukan assasment di BNNP NTB. " Selanjutnya nanti akan ditentukan apakah direhab rawat jalan atau rawat inap," katanya.

Sebelumnya, petugas juga menggelar operasi cipta kondisi dengan menyita berbagai jenis minuman keras (miras). Dengan jumlah keseluruhan yang disita 500 botol bir, 100 liter arak dan 20 liter tuak. " Itu operasinya digelar terpisah untuk cipta kondisi menjelang tahun baru," tandang Komang Satra.(gal)