19 PS dan Pengunjung Terjaring Razia BNNP

MATARAM—Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB kembali menggelar razia di sejumlah tempat hiburan  di kawasan Senggigi Lombok Barat (Lobar).

Razia ini dilaksankan Jumat malam (11/11) hingga Sabtu dini hari (12/11). Razia yang digelar BNNP NTB ini  melibatkan anggota pengamanan lainnya seperti kepolisian dan  TNI. Ada empat tempat hiburan  yang jadi sasaran razia petugas. Hasilnya  tim gabungan berhasil menjaring 19 orang yang urine-nya positif mengandung narkotika. Mereka yang terjaring ini didominasi oleh Partner Song (PS) dan pengunjung. ‘’ Ada 19 orang yang terjaring dalam operasi yang kita gelar kali ini. Kebanyakan yang terjaring ini adalah PS di tempat hiburan itu. Sisanya  pengunjung dan satu orang karyawan kafe di Senggigi,’’ ujar Kabid Pemberantasan BNNP NTB AKBP Deni Priadi disela-sela razia.

Razia pertama dilaksanakan di Starz Café Sengggigi. Di tempat ini puluhan pengunjungan dan PS digeledah barang bawaannya. Hasilnya, dua orang pengunjung dan dua orang PS  urine-nya positif mengandung narkotika. ‘’ Ada empat orang yang urinenya positif di tempat ini. Satu diantaranya dilakukan tes urine di kantor BNNP karena ngakunya tidak bisa mengeluarkan urinenya saat dilakukan operasi. Setelah dibawa ke kantor malah bisa dan hasilnya itu positif,’’ katanya.

Setelah itu  razia  dilanjutkan dengan mendatangi Metzo Café. Saat itu, café ini nampaknya sedang sepi pengunjung. Hasilnya, hanya satu orang PS yang urine-nya positif mengandung narkotika. ‘’ Hanya satu partner song (PS, red) yang positif di tempat ini,’’ ungkapnya.

Selanjutya, operasi dilanjutkan sekitar pukul 00.05 Wita dengan mendatangi Mekar Club & Karaoke di daerah Senggigi. Ditempat ini cukup ramai pengunjung yang sedang menikmati hiburan malam. Puluhan pengunjung dan PS digeledah barang bawannya oleh petugas. Hasilnya, dua orang pengunjung dan dua PS urine-nya positif mengandung narkotika. ‘’ Dua orang pengunjung ini laki-laki, dua orang perempuannya lagi itu PS. Hasil tes urine keempatnya positif mengandung narkotika,’’ bebernya.

Kemudian sekitar pukul 01.30 Wita, operasi dilanjutkan dan mendatangi Bahari Café di wilayah Senggigi. Pengunjung di tempat ini cukup banyak. Hasilnya, ada 12 orang hasil tes urine-nya positif mengandung narkotika. Rinciannya, 3 pengunjung pria dan 8 PS perempuan yang hasil tes urine-nya positif mengandung narkotika. ‘’ Ada satu karyawan café juga yang kita tes urine. Tapi urine-nya waktu tidak keluar dan kita bawa ke ke kantor untuk dites urine lagi. Hasilnya memang positif mengandung zat narkotika,’’ katanya.

Pengunjung dan PS yang  terjaring razia dan diduga positif narkotika ini kemudian dibawa menuju kantor BNNP untuk diassesment oleh tim. Upaya  assessment ini kata dia  diperlukan untuk mengetahui apakah hasil tes urine yang positif ini mengandung narkotika ataupun karena telah menkonsumsi salah satu jenis obat tertentu. ‘’ Semuanya yang positif ini kita lakukan assessment sebagai langkah awal rehabilitasi’’ ungkapnya.

Dalam razia ini kata Deni, ada satu PS yang sebelumnya pernah terjaring razia.  Setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan pernah  mengikuti dua kali dari delapan kali pertemuan yang sudah diagendakan oleh BNNP. Ia menegaskan, jika dalam tiga kali operasi dan hasilnya tetap positif mengandung narkotika, maka oknum tersebut nantinya sudah bisa dikenakan tindak pidana. ‘’ Memang ada yang sudah dua kali operasi tetap positif mengandung narkotika. Kalau sampai tiga kali dan tetap hasilnya positif, maka bisa dipidana meski tidak ada barang buktinya. Itu bunyi aturannya, ini juga sebagai efek jeranya,’’ tandasnya.(gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid