16 Positif, 9 Sembuh dan 1 Orang Meninggal

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 12 September 2020.

MATARAM-Kasus baru positif Covid-19 di NTB lebih banyak dibandingkan pasien sembuh. Bahkan kembali ada kasus kematian baru.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB pada Sabtu (12/9) terjadi tambahan kasus baru positif 16 orang, sembilan pasien sembuh satu orang dilaporkan meninggal dunia asal Kota Mataram. “Hari ini juga terdapat penambahan satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 2923 atas nama Z, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi pada Sabtu malam.

Sementara dengan adanya tambahan kasus baru positif, setelah diperiksa
158 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB, Laboratorium TCM RSUD Dompu, dan Laboratorium TCM RSUD Praya hasilnya 136 sampel negatif, enam sampel positif ulangan dan 16 sampel kasus baru positif Covid-19. Rinciannya, Mataram enam orang, Lombok Timur lima orang, Sumbawa Barat dua orang, Dompu dua orang dan satu orang dari luar Provinsi NTB.

Sementara, pada hari yang sama terdapat tambahan sembilan pasien selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Dari, Lombok Tengah satu orang, Lombok Timur dua orang, Sumbawa dua dan Kota Bima empat orang. “Dengan adanya tambahan 16 kasus baru terkonfirmasi positif, sembilan tambahan sembuh baru dan satu kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (12/9/2020) sebanyak 2.938 orang, dengan perincian 2.323 orang sudah sembuh, 173 meninggal dunia, serta 442 orang masih positif,” jelasnya.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 11.165 orang dengan perincian 390 orang (4%) masih dalam isolasi, 162 orang (2%) masih berstatus probable, 10.613 orang (94%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 21.824 orang, terdiri dari 1.381 orang (7%) masih dalam karantina dan 20.443 orang (93%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 75.344 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.112 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 74.232 orang (98%).

Sekda berharap seraya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada, patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan selama masa pendemi Covid-19, agar tren jumlah penurunan kasus dan penambahan jumlah sembuh di Provinsi NTB dapat terjaga dan terkendali. “Dalam rangka pencegahan penyakit menular termasuk memutus mata rantai Covid-19, diimbau kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Kepada pengelola kegiatan ekonomi serta fasilitas publik juga wajib menyiapkan fasilitas dan sarana prasarana protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19,”imbaunya. (sal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaLombok Digoyang Gempa 4,4 SR
Berita berikutnyaDipicu Kesalahpahaman, Dua Keluarga di Ketare Nyaris Bentrok