138 Napi di Rutan Praya Antusias Ikut Mencoblos

PENCOBLOSAN: Suasana pencoblosan di Rutan Kelas II B Praya, Rabu kemarin (9/12/2020). (m.haeruddin/radarlombok.co.id)

PRAYA-Berbagai elemen masyarakat nampak antusias untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), guna memberikan hak suaranya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah. Tidak terkecuali di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Praya.

Dalam Rutan ini, memang ada TPS khusus yang bisa diakses khusus oleh para Narapidana dalam menentukan hak pilihnya. Setidaknya ada 138 Narapidana yang ikut menggunakan hak pilihnya dari 151 Narapidana yang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Ketua Kelompok Pemungutan Surat Suara (KPPS) Rutan Praya, Samsul Yadi menegaskan, bahwa saat ini memang ada 244 Narapidana yang menghuni Rutan. Hanya saja, karena ada juga Narapidana dari luar Lombok Tengah, yang membuat semua penghuni tidak bisa mencoblos.

“DPT yang di Rutan ada 151 dari jumlah Narapidana yang ada di Rutan ini sebanyak 244. Hanya saja dari 251 DPT ini, hanya 138 Napi yang memilih,” ungkap Ketua Kelompok Pemungutan Surat Suara (KPPS) Rutan Praya, Samsul Yadi, Rabu kemarin (9/12/2020)

Pihaknya menegaskan, bahwa Narapidana yang tidak bisa memilih meski sudah masuk dalam DPT ini, karena memang dalam perjalanannya para Narapidana ini juga sudah ada yang keluar atau selesai menghadapi proses hukum yang mereka jalankan selama ini.

“Jadi sebelum hari pencoblosan memang sudah ada Narapidana yang sudah menyelesaikan masa hukuman, makanya berkurang dari DPT. Yang jelas antusiasme penghuni Rutan dalam menggunakan hak suaranya sangat tinggi,” terangnya.

Ditegaskan juga, semua petugas dan penghuni Rutan ini tetap menggunakan protokol Covid-19 dalam peroses pencoblosan ini. Baik dengan menggunakan masker, jaga jarak dan menuci tangan. “Kita berharap semua berjalan dengan aman dan lancar, dan protokol kesehatan tetap kita kedepankan,” terangnya. (met)