Universitas Hamzanwadi Gelar Bimtek SPMI

BIMTEK: Inilah suasana pelaksanaan Bimtek SMPI yang digelar Universitas Hamzanwadi yang diikuti sejumlah perguruan tinggi di NTB (Gazali/Radar Lombok)

SELONG–Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti ) menunjuk Universitas Hamzanwadi sebagai tempat pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Pelakasanaan kegiatan berlangsung selama dua hari,  di mulai dari  Rabu (26/10) dan berakhir hari ini,  Kamis (27/10).

Bimtek ini terselenggara dalam rangka penguatan pencapaian budaya mutu pendidikan tinggi guna mendorong program studi akreditasi C menjadi B dan akreditasi B menjadi A. Para peserta sebanyak 48 orang yang berasal dari  empat perguruan tinggi di NTB. Mereka adalah IKIP Mataram, Universitas Gunung Rinjani, Universitas Sumbawa, Sumbawa Besar dan Universitas Hamzanwadi sendiri.

Pelakasanaan kegiatan dihadiri langsung, Kepala  Sub Direktorat  Pengembangan Sistem Mutu Kemenristekdikti, Dr. Syahrul Amirullah, Wakil Rektor I Universitas Hamzanwadi Dr. Khirjan Nahdi, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

‘’Membangun budaya mutu di Universitas Hamzanwadi menjadi komitmen utama dari pimpinan dan seluruh civitas akademika, dan perlu diperhatikan keseimbangan antara mutu dan internal dan eksternal,” ungkap Wakil Rektor I Universitas Hamzanwadi, Dr. Khirjan Nahdi dalam sambutanya.

Komitmen itu, lanjutnya, dibuktikan dengan telah berjalanya sistem SPMI di universitas tersebut. Baik itu dibidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian ke masyarakat. Upaya peningkatan mutu telah dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti menerapkan Lesson Study dan E-Learning sebagai kebijakan mutu pembelajaran, dan meningkatkan mutu pendidikan melalui General English , Student Exchange ke Windeshim University Nedherland dan UTM Malaysia.

‘’Serta bekerjasama dalam bidang penelitian dan PKM dengan berbagai intansi terkait,” sebut Khirjan. 

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pengembangan Sistem Mutu Kemenristekdikti, Dr. Syahrul Amirullah mengatakan, penguatan dan pencapaian budaya mutu di Perguruan Tinggi sangat penting dan perlu untuk diperhatikan. Terutama oleh pimpinan di perguruan tinggi itu sendiri.

Dalam kegiatan ini, lanjutnya, mereka akan menyampaikan sejumlah meteri menyangkut pengembangan mutu pendidikan tinggi. Diantaranya menyangkut kebijakan SPMI di Direktorat Penjaminan Mutu, kebijakan nasional SPM Dikti, kebijakan nasional SPMI, standar nasional pendidikan tinggi, diskusi pengembangan dan implementasi SPMI, hambatan dan pemecahan, termasuk penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) di setiap perguruan tinggi.

‘’Saya senang sekali di Universitas Hamzanwadi karena telah ada fasilitator wilayah sekaligus auditor internal bersertifikat,” sanjungnya.

Semua yang dipersiapkan dengan matang oleh Universitas Hamzanwadi sebagai bukti, bahwa  universitas ini benar sangat serius untuk membangun budaya mutu secara berkelanjutan. ‘’Ini sebagai bukti Universitas ini benar memiliki keseriusan,” sebutnya.

Di akhir acara, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan dan mempresentasikan RTL , dan merevie kembali oleh masing–masing intitusi yang hadir. Setelah itu dilakukan penandatangan RTL antara pimpinan perguruan tinggi dengan fasilitator. Ini dilakukan sebagai pembuktian dan komitmen dari setiap Institusi untuk membangun budaya mutu secara berkelanjutan. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid