Tim SAR Akhirnya Temukan Nelayan asal Gerupuk Sudah Meninggal

DITEMUKAN : Tim SAR Gabungan saat melakukan evakuasi korban atas nama Hidayat (27 tahun) yang ditemukan setelah dikabarkan hilang satu minggu lalu.(ist)

MATARAM-Nelayan atas nama Hidayat (27 tahun) yang hilang di perairan pantai Gerupuk Desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah akhirnya ditemukan, pada Selasa (8/12/2020).

Hal tersebut diketahui setelah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mataram menerima laporan dari nelayan bahwa ada penemuan jenazah di perairan Gili Kodek Pantai Ekas Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. “Personel kami yang bertugas di Pos Siaga SAR Mandalika menerima laporan pukul 08.15 Wita dan meneruskan ke petugas siaga bahwa ada penemuan jenazah dalam posisi mengambang di perairan Gili Kodek,” katanya Kepala Basarnas Mataram Nanang Sigit PH.

Dikatakan Nanang, tim rescue Pos Siaga SAR Mandalika diterjunkan ke lokasi penemuan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) 09 Mataram untuk melakukan evakuasi bersama potensi/unsur lainnya. “Jenazah yang ditemukan tersebut merupakan nelayan yang kita cari atas nama Hidayat setelah pihak keluarga memastikan yang ditemukan tersebut merupakan anggota keluarganya. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah duka,”ujarnya.

Sebelumnya, lanjutnya, Basarnas Mataram bersama TNI, Polri, BPBD, Tagana, penyelam tradisional, nelayan, masyarakat setempat dan unsur lainnya melakukan pencarian terhadap Hidayat sejak hari Senin (30/11) melalui udara. Penyisiran di perairan dan sepanjang pantai, penyelaman, pemapelan, dan penyebaran informasi ke nelayan/warga setempat. “Pencarian sempat ditutup pada hari Minggu (6/12) setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama tujuh hari mengingat tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Operasi SAR (Pencarian dan Pertolongan) kembali dibuka tadi pagi setelah mendapatkan informasi dari seorang nelayan yang kebetulan melaut di lokasi penemuan,”terangnya.

Hidayat merupakan warga Dusun Gerupuk, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yang pergi melaut sejak Minggu (29/11) di sekitar perairan desa setempat dengan titik koordinat 08°57’55.61″S – 116°22’5.28″E dilaporkan hilang.
Nelayan tersebut dilaporkan tenggelam setelah perahu beserta mesin yang masih hidup miliknya ditemukan oleh nelayan dari Batu Nampar, Kabupaten Lombok Timur. Lokasi penemuan tidak jauh dari tempat biasa korban mencari gurita. (sal)