Punya Banyak Tempat Wisata, Jalan di Daerah Ini belum Dihotmix

pantai di Desa Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi Lobar
JALAN : Akses jalan menuju pantai di Desa Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi Lobar perlu diperlebar dan dihotmix untuk menunjang pariwisata. (ZUL/RADARLOMBOK)

GIRI MENANG-Potensi wisata di Desa Kuranji Dalang Kecamatan Labuapi begitu melimpah. Mulai dari wisata pantai, makam keramat, hingga peternakan penyu. Tetapi sangat disayangkan kata Kepala Desa Kuranji Dalang, Sukadin, itu tidak dibarengi dengan pembangunan infrastruktur jalan menuju pantai.

Untuk diketahui kata Sukadin, jalan tersebut hanya satu-satunya akses masuk menuju beragam potensi wisata di Desa Kuranji Dalang tadi. Pada hari libur, masyarakat memadati pantai. Hanya saja jalan yang hanya bisa dilewati satu kendaraan roda empat itu, membuat kesulitan masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat saat berpapasan. Sehingga sering kali terjadi macet. Butuh titik-titik tertentu untuk dua kendaraan roda empat saling salip, yang tentunya membutuhkan waktu. “Kan bisa dilihat kondisi jalan kita, dari dulu kita usulkan. Tetapi tidak ada pembangunan sampai sekarang. Kemarin saya sudah ke PU (Dinas Pekerjaan Umum Lombok Barat), katanya tidak masuk tahun 2018. Padahal kita sudah ajukan di Musrenbang,” bebernya kemarin.

BACA JUGA :  Menikmati Sunset di Pantai Batu Bolong Batulayar

Menurut Sukadin, saat ini memang masyarakat setempat belum bisa maksimal mendapatkan manfaat dari keberadaan wisatawan yang berlibur ke pantai. Oleh karena itu pihaknya mendorong Dinas Pariwisata Lobar membantu penataan destinasi Pantai Kuranji. “Tetapi dari Dinas Pariwisata bilang, susah kalau jalannya belum di-hotmix, ya itu lagi persoalannya,” jelas Sukadin.

Lebih lanjut diungkapkan Sukadin, di Pantai Kuranji juga ada dermaga dan tempat pelelangan ikan, yang sudah lama dibangun Pemkab Lobar, tetapi tidak kunjung dimanfaatkan. Dirinya merencanakan untuk mengaktifkan perdana tempat tersebut. Ikannya nanti tidak hanya dari tangkapan nelayan Kuranji Dalang melainkan juga dari nelayan dari daerah lain. Karena untuk sekelas pelelangan ikan, itu membutuhkan jenis dan ukuran ikan yang beragam. Termasuk nanti kuliner ikan di sepanjang pantai. “Itu rencana besar kita, tetapi kalau jalannya saja sekarang masih kayak gitu kan susah,” tandasnya. (zul)