Nyongkolan Besar-besaran Putra Wabup Lobar ke Mataram, Polresta Rekayasa Lalin

Lalu Ivan Indaryadi berfoto dengan Resty Ramadhaniaty. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM–Nyongkolan putra pasangan Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Sumiatun dan H. Lalu Daryadi yakni Lalu Ivan Indaryadi ke Perumnas Ampenan, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Minggu sore (12/2/2023) menjadi atensi pihak Polresta Mataram.

Bagaimana tidak, nyongkolan akan dilangsungkan besar-besaran dari kediaman di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat menuju Mataram,

Rencananya, Lalu Ivan yang menikah dengan Resty Ramadhaniaty, putri dari H. M. Taufiq dan Almarhum Nurul Mastura itu akan diiringi sekitar 20 gendang beleq dan lebih dari 3.000 pengiring nyongkolan berpakaian adat dari 10 desa di Sekotong dan sekitarnya.

Berdasarkan catatan panitia, untuk kendaraan, setidaknya 100 mobil mini bus dari 10 desa akan mengiring, belum termasuk kendaraan pick up dan sepeda motor warga yang tak terdata. Dengan demikian potensi kemacetan rentan terjadi.

Bahkan Dinas Perhubungan Lombok Barat sudah mengimbau masyarakat agar menghindari ruas jalan Sekotong-Lembar-Simpang 5 Koperasi-Simpang 3 Imam Bonjol-Giri Menang Square (GMS)-By Pass BIL II arah Mataram pada pukul 13.00-19.00 WITA, Minggu (12/2/2023).

Baca Juga :  Nyongkolan Putra Wabup Lobar ke Mataram, Masyarakat Diimbau Hindari Bypass BIL II

Adapun untuk pengamanan di Mataram, Polresta Mataram melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) dan sudah mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat yang hendak menggunakan jalan Panji Tilar agar menggunakan jalur alternatif.

“Kami Polresta Mataram dengan ini mengimbau kepada masyarakat Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, dan seluruh pengendara kendaran bermotor, bahwa pada hari Minggu, 12 Februari 2023 mulai pukul 14.00 WITA sampai 18.00 WITA, dimohon kesediaan menggunakan jalur alternatif karena ada kegiatan prosesi nyongkolan sepanjang Jalan Panji Tilar. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pengendara dan warga Kelurahan Kekalik Jaya,” demikian imbauan resmi yang dikeluarkan Polresta Mataram.

Kabag Ops Polresta Mataram Kompol I Gede Sumadra Khertiawan menambahkan, pengamanan nyongkolan menerapkan sistem buka tutup. Ketika iring-iringan sudah lewat, maka pengendara bisa jalan. “Sistemnya buka tutup saja,” jelasnya.

Baca Juga :  Diarak Berugak Sekepat, Nyongkolan Putra Wabup Lobar di Mataram Jadi yang Terbesar

Adapun untuk jumlah personel yang mengamankan, masih dilakukan analisa.

Nantinya, kendaraan rombongan nyongkolan dari Sekotong Lombok Barat melewati Bypass BIL II menuju Bundaran Jempong, lolos ke utara ke Jalan Gajah Mada (Pagesangan), belok kiri ke Jalan Majapahit (Tanah Haji), lalu belok ke selatan di Jalan Panji Tilar (Seruni). Dari sini, rombongan akan berjalan kaki mengiring pengantin ke rumah mempelai wanita di Perumnas.

Diketahui, penihakan Lalu Ivan yang menjabat Anggota DPRD Lombok Barat dari Fraksi Golkar ini disambut meriah masyarakat Sekotong.

Bahkan nyongkolan atau tradisi mengiring pengantin ke rumah wanita ini, diklaim sebagai yang terbesar selama ini. Adapun izin nyongkolannya sudah ada dari Polres Lombok Barat dan Polresta Mataram untuk pengamanan. (RL/git/cr-sid)

Komentar Anda